Manchester (ANTARA News) - Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, bertanggung jawab penuh atas penampilan tidak meyakinkan timnya saat lolos ke babak 16 besar Liga Europa, dan pertemuan potensial di fase lanjutan melawan Manchester City.

Manajer veteran ini melihat timnya takluk 1-2 di Old Trafford atas Ajax Amsterdam, namun kemenangan 2-0 pada pertandingan pertama membuat United berhasil menembus babak berikutnya, meski hal itu memerlukan penyelamatan gemilang oleh kiper David de Gea untuk menjinakkan sundulan Christian Eriksen, sehingga United tidak tersingkir karena peraturan gol tandang.

United akan menghadapi tim Spanyol, Athletic Bilbao, pada fase selanjutnya, sementara sang tetangga sekaligus rival dalam perebutan gelar juara Liga Utama Inggris, City, juga berhasil menembus babak 16 besar.

"Itu akan menjadi prospek yang sangat menarik jika kami melaju ke final," kata Ferguson.

"Namun tidak masalah bagaimana perjalanan anda menuju final atau di mana anda bermain. Hal yang penting bagi kami adalah berusaha dan mencapai final."

United tidak pernah memenangi Liga Europa, dalam bentuk apapun, dan kelihatannya rekor tersebut akan diperpanjang, ketika pada babak kedua Ajax menampilkan permainan mengagumkan.

Aras Obiliz menyamakan kedudukan, setelah United memimpin terlebih dahulu melalui Javier Hernandes, sebelum sundulan Toby Alderweireld mengamankan kemenangan 2-1 bagi klub Belanda tersebut.

United harus membayar keputusan mereka memainkan susunan pemain yang dihuni beberapa pemain minim jam terbang, di mana keempat bek dan kiper memiliki rata-rata usia di bawah 21 tahun.

"Saya harus menerima tanggung jawab ini sendirian pada malam ini," kata Ferguson.

"Memainkan begitu banyak pemain muda di posisi empat bek merupakan pertanyaan besar. Itu adakah kesempatan yang bagus untuk memberi kesempatan bermain bagi Phil Jones dan Chris Smalling."

"Namun kurangnya pengalaman mereka saat menekan dan mengetatkan pertandingan terlihat. Untuk pertandingan Europa itu sangat beresiko. Kami bertahan dengan sedikit ketidak beruntungan, namun kami benar-benar tidak bermain bagus pada babak kedua."

Lebih mengejutkan lagi, kekalahan ini merupakan kekalahan keempat di kandang sendiri pada musim ini, menyusul kekalahan di liga dari Manchester City dan Blackburn, ditambah terdepak dari Piala Liga atas Crystal Palace.

Bagaimanapun, Ferguson jelas-jelas tidak ingin mengulang kekeliruan kali ini pada pertandingan berikutnya.

"Pertandingan berikutnya di kandang sendiri melawan Bilbao, dan saya pikir Anda akan menemukan pemain-pemain berpengalaman akan dimainkan pada pertandingan itu," tambahnya kepada AFP.
(H-RF/T009)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar