Sydney (ANTARA News) - Kevin Rudd, Jumat mengumumkan ia akan menantang Perdana Menteri Julia Gillard bagi kepemimpinan Partai Buruh yang memerintah Australia dalam pemilihan Senin.

Mantan perdana menteri itu, yang digulingkan sebagai perdana menteri oleh Gillard tahun 2010, mengundurkan diri sebagai menteri luar negeri ketika di Washington, Rabu untuk mempersiapkan diri bagi usaha mengambil alih kembali jabatan lamanya.

"Jika kita jujur pada diri kita sendiri, semua indikasi adalah kita akan menghadapi batu karang pada pemilihan mendatang," katanya kepada AFP.

"Bukan rahasia lagi bahwa pemerintah kita memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan jika memperoleh kembali kepercayaan dari rakyat Australia.

"Benar atau salah, Julia telah kehilangan kepercayaan rakyat Australia,dan mulai Senin saya akan memulihkan kembali kepercayaan itu.

"Karena itulah mengapa saya memutuskan untuk ikut bersaing bagi kepemimpinan Partai Buruh Australia."

Partai Buruh sangat ketinggalan dari oposisi konservatif menjelang pemilu tahun depan, yang jajak pendapat menunjukkan pemerintah Gillard akan ditinggalkan oleh para pemilih jika pemilu diselenggarakan besok.

Sejak ia mengundurkan diri sebagai diplomat utama negara itu di tengah-tengah spekulasi kuat, Rudd yang tetap mendapat dukungan para pemilih, telah dikecam keras oleh menteri-menteri senior kabinet yang menuduh dia merusak partai demi keuntungan pribadi.

Menurut jumlah sekarang, Rudd kemungkinan akan kalah dan dibuang menjadi anggota biasa parlemen, kata media yang melakukan penghitungan cepat dari 103 anggota parlemen Partai Buruh.

(Uu.H-RN/H-AK)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar