27 napi LP Kerobokan dipindah ke Banyuwangi
Sabtu, 25 Februari 2012 01:23 WIB | 2419 Views
Pemindahan napi Sejumlah personel polisi mengawal narapidana (napi) menuju mobil tahanan saat pemindahan sejumlah napi pasca kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Kerobokan, Denpasar, Jumat (24/2). (FOTO ANTARA/Nyoman Budhiana)
Berita Terkait
Banyuwangi (ANTARA News) - Duapuluh tujuh narapidana dari LP Krobokan, Denpasar, Jumat malam tiba di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya pemindahan para napi menyusul kerusuhan dalam penjara di Bali.
Iring-iringan dua bus pembawa napi itu tiba di Banyuwangi sekitar pukul 19.45 WIB dengan pengawalan ketat Brimob Polda Bali dan anggota Polres Banyuwangi yang bersenjata lengkap.
Kepala LP Banyuwangi Krismono mengatakan, 27 narapidana tersebut akan ditempatkan di tiga LP, yakni LP Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember, namun seluruh napi sementara akan bermalam di LP Banyuwangi.
"Sebanyak 18 napi akan ditampung di LP Banyuwangi, sedangkan empat napi akan dipindahkan ke LP Bondowoso dan lima napi akan ditampung di LP Jember," tuturnya.
Menurut dia, sembilan napi yang akan dipindahkan ke LP Jember dan Bondowoso akan diberangkatkan pada hari Sabtu (25/2) pagi dengan pengawalan ketat.
"Napi yang dipindahkan ke LP Banyuwangi adalah warga yang berdomisili di Banyuwangi dan sekitarnya sehingga mereka akan menghabiskan masa tahanan mereka di LP Banyuwangi," paparnya.
Dijelaskan Krismono, seluruh napi yang dipindahkan ke LP Banyuwangi akan diperlakukan seperti napi lainnya dan langsung ditempatkan di ruangan masa pengenalan lingkungan (mapeling) selama beberapa hari, kemudian ditempatkan di ruangan napi seperti napi lainnya.
Sementara Kepala LP Kelas II-A Jember, Harun Sulianto, mengatakan bahwa pihaknya siap menerima napi dari LP Kerobokan meski jumlah ruangan di sejumlah blok LP Jember sangat terbatas.
"Napi LP Kerobokan yang akan menghuni LP Jember adalah napi berasal dari Jember dan daerah sekitarnya karena pemindahan napi itu berdasarkan daerah asal masing-masing napi yang bersangkutan," paparnya.
Pemindahan tersebut dilakukan untuk mencegah berlanjutnya kerusuhan di dalam penjara dengan memisahkan beberapa napi ke LP di masing-masing daerah asal napi berdomisili, yakni LP di sejumlah kabupaten di Jatim dan sebagian dipindahkan ke LP di Bali.
Sebelumnya, napi di LP Kerobokan, Denpasar, mengamuk dan membakar ruang kantor administrasi LP setempat pada Selasa (21/2) malam. Hal itu merupakan bentuk akumulasi kekecewaan para penghuni terhadap penanggung jawab LP Kerobokan yang mereka nilai diskriminatif.
(KR-MSW/D007)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com