XL investasi Rp9,2 miliar tingkatkan pelayanan
Sabtu, 25 Februari 2012 02:02 WIB | 2483 Views
PT. XL Axiata Tbk (FOTO ANTARA News/ ferly)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Operators seluler PT XL Axiata Tbk tahun ini mengalokasikan dana setidaknya 1 juta dolar AS atau sekitar Rp9,2 miliar untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan.
"Investasi didorong untuk lebih memaksimalkan layanan kepada pelanggan, melalui peningkatan kualitas sistem, sumber daya manusia, maupun proses akses informasi," kata Direktur Service Management XL Ongki Kurniawan di Jakarta, Jumat.
Menurut Ongki inovasi dan inisiatif baru telah dilakukan sejak pertengahan 2011, dan efektif telah mampu meningkatkan kinerja unit customer services (CS) dalam memberikan solusi atas keluhan, sekaligus meningkatkan edukasi kepada pelanggan.
Ia menjelaskan investasi sebesar 1 juta dolar AS akan digunakan untuk pengadaan simulasi device.
Simulasi device merupakan piranti berteknologi yang memungkinkan operator CS dapat mengidentifikasi perangkat telekomunikasi yang digunakan pelanggan saat menghubungi petugas.
"Melalui perangkat tersebut petugas CS dapat langsung mengarahkan pelanggan mendapatkan solusi atas keluhan yang disampaikan," ujarnya.
Sementara itu General Manager Customer Service PT XL Axiata Cut Noosy mengatakan, XL memiliki 5 jalur penanangan keluhan yaitu 818 (Interactive Voice Response/IVR), Concact Center 817, Korespondensi, XL Center, dan melalui Social Media.
Cut menjelaskan, Contact Center 817 masih merupakan favorit pelanggan untuk menyampaikan keluhan karena dianggap langsung dapat berbicara dengan apra petugas CS selama 24 jam dalam sehari.
"Contact Center 817 dilayani oleh 850 orang petugas, XL Center tersedia di 112 titik dengan 600 tenga CS profesional, dan melalui Xplor center yang akan dibuka pada tiga lokasi di Jakarta," ujarnya.
XL juga membuka layanan pelanggan melalui sosial media Twitter atau pun Facebook yang juga banyak dikunjungi oleh pelanggan.
(R017/M026) Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com