Berita Terkait
New York (ANTARA News) - Saham-saham di Wall Street ditutup bervariasi (mixed) pada Jumat (Sabtu pagi WIB) dalam perdagangan yang lesu karena pasar secara luas mencetak kenaikan moderat.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 1,74 poin (0,01 persen) menjadi berakhir pada 12.982,95.

Indikator pasar lebih lebih luas, indeks S&P 500 naik 2,28 (0,17 persen) menjadi 1.365,74, sedangkan teknologi komposit Nasdaq bertambah 6,77 poin (0,23 persen) menjadi 2.963,75.

"Kurangnya partisipasi saat ini telah membuat volume perdagangan saham tipis," kata analis Briefing.com.

Data lebih baik dari perkiraan pada indeks sentimen konsumen dari Universitas Michigan dan percepatan laju penjualan rumah baru diimbangi oleh kekhawatiran tentang dampak kenaikan harga minyak di AS dan ekonomi global.

"Kepercayaan konsumen AS meningkat pada paruh kedua Februari, membalikkan kemerosotan babak pertama yang kemungkinan disebabkan oleh kenaikan harga bensin, yang lebih memukul dompet dan pola pikir daripada kenaikan di pasar saham dan menggerakkan roda perekonomian," kata Jennifer Lee dari BMO Capital Markets.

"Langit terlihat sedikit lebih biru," tambahnya.

Kekhawatiran tentang gangguan pasokan minyak akibat ketegangan geopolitik atas program nuklir Iran mengikirim kontrak acuan New York, West Texas Intermediate, melonjak hampir dua dolar AS per barel, mencapai di atas 109 dolar AS untuk pertama kalinya sejak Mei tahun lalu.

Perusahaan minyak utama diuntungkan, dengan Chevron naik 0,7 persen, sementara ExxonMobil bertambah 0,3 persen.

American International Group (AIG) ditambah 1,6 persen. Raksasa asuransi yang diselamatkan pemerintah itu melaporkan laba kuartal keempatnya melonjak, dan mengatakan pihaknya membeli kembali sekitar dua miliar dolar AS sahamnya yang dipegang oleh Federal Reserve.

Kenneth Cole, perancang busana siap pakai, menawarkan untuk membeli perusahaan yang dia didirikan. Kenneth Cole Productions melompat 18,4 persen.

Raksasa perbankan AS Citigroup turun 1,1 persen setelah mengumumkan penjualan hampir 10 persen saham di pemberi pinjaman hipotek terbesar India sebesar 1,9 miliar dolar AS.

El Paso Corporation naik 1,5 persen karena laporan bahwa perusahaan manajemen ekuitas swasta Apollo Global hampir menyelesaikan kesepakatan untuk membayar tujuh miliar dolar AS untuk unit eksplorasi minyak dan gas tersebut.

Harga obligasi bervariasi. Imbal hasil pada Treasury 10-tahun bertahan di 1,98 persen, sedangkan pada obligasi 30-tahun merosot ke 3,10 persen dari 3,12 persen pada Kamis.

Harga dan imbal hasil obligasi bergerak dalam arah berlawanan, demikian mengutip laporan AFP.

(SYS/A026)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar