Ibu hamil jadi korban bencana angin kencang
Sabtu, 25 Februari 2012 10:35 WIB | 1154 Views
Sidrap (ANTARA News) - Seorang ibu hamil tujuh bulan, Rina (30) menjadi salah satu korban bencana angin kencang di Desa Wette`e, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.
"Rina ditemukan tewas setelah tertimpa perahu dan tiang rumah sesaat setelah bencana angin puting beliung," kata salah seorang keluarga korban, Darmiati di Kabupaten Sidrap, Sulsel, Sabtu.
Keluarga tidak bisa berbuat banyak setelah menemukan jenazah Rina pada Jumat (24/2) malam.
Isak-tangis keluarga yang ditinggalkan Rina, tak terbendung, karena selain harus menerima keadaan rumah yang hancur dan kepergian Rina.
"Kami hanya berharap, agar pemerintah segera turun memberikan bantuan kepada kami yang rumahnya sudah tersapu angin puting beliung," katanya.
Hal senada dikemukakan korban bencana lainnya di Desa Wette`e Muh Yaser.
Dia mengatakan, saat ini baru ada satu tenda. Itupun digunakan untuk dapur umum. Sementara sedikitnya 70 kepala keluarga hanya berlindung di bawah pohon dan tidur seadanya di bawah kolong rumah warga yang masih selamat dari terjangan angin puting beliung.
"Bantuan berupa mi instan, air mineral dan beras sudah ada, tetapi bantuan tenda itu baru ada satu. Karena itu, diharapkan ada bantuan tenda secepatnya," katanya.
Selain itu, lanjut dia, pemerintah setempat juga diharapkan memberikan bantuan untuk merehabilitasi kembali sekitar 70 unit rumah yang kondisinya rusak parah.
Peristiwa bencana angin puting beliung yang menewaskan tiga orang masing-masing Hj Rosi (60), Janggo Sana (60), Rina (30) dan seorang lagi masih dalam proses pencarian tim SAR, terjadi pada Jumat (24/2) petang di Desa Wette`e, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap, Sulsel.
(S036/F003)Editor: Desy Saputra
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com