Ilustrasi ban karet (FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo)

Produksi karet di Sumsel sebesar 1,2 juta ton per tahun, sangat potensial jika kita bisa mengolah karet tersebut menjadi ban jadi.
Berita Terkait
Palembang (ANTARA News) - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berencana akan membangun pabrik ban untuk diekspor ke China.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin menyatakan bahwa potensi hasil karet di daerah ini sangat besar sehingga pembangunan pabrik ban merupakan pilihan tepat, di Palembang, Sabtu,

"Produksi karet di Sumsel sebesar 1,2 juta ton per tahun, sangat potensial jika kita bisa mengolah karet tersebut menjadi ban jadi" kata dia.

Alex yakin Sumsel akan bisa menembus pasar China.

Dirinya juga tidak khawatir jika nanti China akan menyaingi produk Sumsel.

"China tidak punya kebun karet, sehingga Sumsel tidak perlu takut tersaingi produk dari China," kata Alex.

Menurut dia, pembangunan pabrik ban nantinya akan dikhususkan pada produksi ban peralatan angkutan, bukan untuk ban otomotif.

Selain itu Alex menyampaikan bahwa pembangunan pabrik ban itu bertujuan untuk mengurangi jumlah pengangguran di Sumsel.

"Prioritas kita selain pada bidang pendidikan dan kesehatan, juga mengurangi jumlah pengangguran di Sumsel," kata dia pula.

Alex membutuhkan peran serta semua pihak untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran di daerahnya ini.

Dirinya yakin, Sumsel akan semakin maju dengan terus memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan tenaga kerja.
(KR-SUS)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar