NATO tarik seluruh stafnya dari Afghanistan
Minggu, 26 Februari 2012 04:37 WIB | 4507 Views
NATO (Istimewa)
Berita Terkait
Kabul (ANTARA News) - Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Sabtu menarik seluruh stafnya dari kementerian-kementerian pemerintah Afghanistan setelah dua penasihat militernya ditembak mati di dalam kementerian dalam negeri, kata komandan pasukan itu.
"Untuk alasan perlindungan pasukan, saya melakukan tindakan-tindakan segera untuk menarik semua personel ISAF lainnya yang bekerja di kementerian-kementerian di dan sekitar Kabul," kata Jenderal John Allen, komandan Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) NATO.
"Saya mengecam serangan hari ini di Kementerian Dalam Negeri Afghanistan yang menewaskan dua periwa koalisi kami, dan pikiran saya dan doa saya untuk keluarga-keluarga dari orang-orang yang berani yang tewas hari ini," kata Allen dalam satu pernyataan.
"Kami akan menyelidiki kejahatan itu dan akan berusaha keras untuk mencari orang yang bertanggung jawab atas serangan ini. Pelaku serangan ini adalah seorang pengecut yang tindakan-tindakannya harus dipertanggungjawabkannya.
"Kami berjanji kepada mitra kami dengan pemerintah Afghanistan untuk mencapai tujuan bersama kami bagi Afghanistan yang damai, stabil dan aman pada masa depan yang dekat."
Gerilyawan Taliban mengaku bertanggung jawab atas penembakan itu, dengan mengatakan tindakan itu dilakukan untuk membalas pembakaran Al Quran di satu pangkalan militer AS di Afghanistan.
Penembakan itu terjadi pada hari kelima protes-protes anti-AS di seluruh Afghanistan atas insiden itu, yang memaksa Presiden AS Barack Obama meminta maaf kepada rakyat Afghanistan, demikian AFP.
(Uu.H-RN/Z002)
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com