Moscow (ANTARA News) - Polisi anti-kerusuhan menahan tokoh oposisi Alexei Navalny, Senin, setelah memprotes kemenangan Vladimir Putin dalam pemilihan umum presiden.

"Halo semua orang dari van polisi," kata Navalny, seorang blogger anti-korupsi dalam akun jejaring sosialnya, Twitter. Setidaknya satu pemimpin protes lain ditahan, kata saksi di lokasi kejadian.

Polisi anti huru hara berusaha membubarkan sekelompok pengunjuk rasa yang tetap bertahan di Lapangan Pushkin Moscow, lokasi demonstrasi para pembangkang di masa Uni Soviet, setelah aksi unjuk rasa yang menyerukan pemilihan umum ulang dan reformasi politik.

Para pemimpin protes mengatakan sekitar 20 ribu orang mengikuti aksi itu sementara polisi mengatakan sekitar 14 ribu mengikuti aksi itu, demikian Reuters.

(G003/H-RN)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar