Jakarta (ANTARA News) - Setelah sempat tertunda pembahasannya beberapa jam akibat adanya protes dari saksi partai, rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara manual Komisi B Pemilihan Umum (KPU) akhirnya menetapkan hasil rekapitulasi Provinsi Kepulauan Riau dengan catatan.

Keputusan rapat pleno yang dipimpin Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary itu dilakukan pada Selasa malam sekitar pukul 20:45 WIB di Hotel Borobudur Jakarta, setelah diskors sejak pukul 18:10 WIB.

Sebelumnya, rekapitulasi untuk Kepri dijadwalkan pada pukul 14:00 WIB namun baru dimulai pukul 16:30 WIB karena keterlambatan rombongan KPU Kepri tiba di tempat rapat pleno.

Penetapan rekapitulasi kemudian terhambat akibat adanya keberatan yang disampaikan sejumlah saksi, termasuk saksi PDIP Arif Wibowo yang mempertanyakan sejumlah kejanggalan dari proses rekapitulasi penghitungan suara di tingkat provinsi.

Akhirnya, setelah melalui perdebatan panjang, rekapitulasi untuk Provinsi Kepri ditetapkan dengan catatan keberatan dari PDIP.

Sementara itu, Rekapitulasi Provinsi Lampung yang dijadwalkan akan dibahas pada Selasa, akhirnya juga gagal dilakukan dan akan dilanjutkan dalam rapat pleno rekapitulasi pada Rabu (29/4).

Sementara itu, berdasarkan hasil rekapitulasi di Provinsi Kepri tersebut, Partai Golkar meraih suara tertinggi sebanyak 102.296 suara, diikuti Partai Demokrat dengan 98.995 suara.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berada di tempat ketiga dengan 69.747 suara, mengungguli PDI Perjuangan yang berada di urutan keempat dengan 66.126 suara.

Sedangkan posisi kelima ditempati Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 33.529 suara.

Di dapil Kepri, total suara sah mencapai 593.568 suara, sedangkan suara tidak sah mencapai 79.844 suara.


Aida memimpin

Sementara itu, hasil perolehan suara untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Kepri, menunjukkan istri Gubernur Kepri Ismeth Abdullah, yakni Aida Nasution Ismeth memimpin dengan 129.291 suara.

Dengan demikian, Aida yang kini masih menjadi anggota DPD RI, dipastikan akan kembali menjabat posisi itu untuk periode 2009-2014.

Tiga nama lainnya yang dipastikan menjadi anggota DPD RI dari Kepri adalah Zulbahri yang meraih 45.326 suara, Djasarmen Purba dengan 40.903 suara dan Hardi Selamat M dengan 36.636 suara.(*)