Biak (ANTARA News) - Kapal Perang KRI Frans Kaisepo 368 yang baru dimiliki TNI Angkatan Laut dijadwalkan akan diresmikan Panglima TNI Jenderal TNI Joko Santoso di Kabupaten Biak Numfor,Papua dalam waktu dekat.

Komandan Pangkalan TNI AL Biak, Kolonel Laut (P) Bambang Wahyudi di Biak, Rabu, mengatakan, sesuai informasi diterima jadwal peresmian KRI Frans Kaisepo diperkirakan minggu ketiga Juni 2009.

"Untuk lokasi penerimaan dan penyambutan kedatangan KRI Frans Kaisepo dilakukan di Pelabuhan Laut Biak,"ungkap Kolonel Bambang menanggapi rencana kedatangan KRI Frans Kaisepo.

Ia menjelaskan, kapal perang baru KRI Frans Kaisepo 368 merupakan jenis Korvet Sigma memiliki dimensi berat 1692 ton, panjang 90,71 meter, dan lebar 13,02 meter.

Kelebihan lain dimiliki KRI Frans Kaisepo 368, menurut Kolonel Bambang, mempunyai kecepatan jelajah 28 knot serta dilengkapi dengan misil penangkis serangan udara 2 kali Quad MBDA Mistral TETRAL, Anti surface missile 4 kali MBDA Exocet MM40 Block II dan senjata oto melara kaliber 76mm.

KRI Frans Kaisepo adalah kapal keempat atau yang terakhir dipesan Indonesia dari Schelde Naval Shipbuilding, Belanda. Tiga kapal sebelumnya dengan jenis yang sama, yaitu KRI Diponegoro 365, KRI Hasanuddin 366, dan KRI Iskandar Muda 367.

Menyinggung home base KRI Frans Kaisepo 368, menurut Bambang, karena kapal ini milik bangsa Indonesia maka kehadirannya akan memperkuat armada TNI AL.

"Rencananya kehadiran KRI Frans Kaisepo akan menjaga keamanan laut di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di perairan timur Indonesia,"ujar Komandan TNI AL Biak Bambang.

Frans Kaisepo adalah salah satu Pahlawan Nasional Indonesia asal Kabupaten Biak Numfor yang namanya diabadikan di kapal perang TNI AL sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa perjuangannya dalam menjaga keutuhan NKRI.(*)