Jumat, 31 Oktober 2014

Giant Fokus Ekspansi Gerai di Pulau Jawa

| 2.580 Views
id giant, ritel, super market
Giant Fokus Ekspansi Gerai di Pulau Jawa
Supermarket Giant (ANTARA/Ist)
Jakarta (ANTARA News) - Peritel modern Giant akan memfokusnya ekspansi gerainya di Pulau Jawa yang memiliki populasi penduduk terpadat dibanding provinsi-provinsi lain di Indonesia.

"Saat ini kami baru `melihat-lihat` lokasi yang tepat," kata Direktur Operasional Supermarket Giant Subianto Wibawa di sela pembukaan gerai hipermarket baru Giant di kawasan komersial Bintaro, Jakarta, Selasa.

Menurut dia, pihaknya baru menemukan tiga lokasi yang layak dijajaki untuk pembangunan gerai hipermarket Giant yang baru tahun depan. Tiga lokasi itu adalah dua di wilayah Jabodetabek dan satu di Jawa Timur.

"Yang pasti, pada Januari 2010, kami sudah siap pasang tiang pancang di kawasan BSD (Bumi Serpong Damai). Dua titik lain masih dalam tahap penjajakan, belum deal," jelasnya.

Saat ini, Giant memiliki 35 gerai berkonsep hipermarket yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera serta satu gerai di Malaysia. Jumlah total gerai Giant (termasuk super market-nya) mencapai 95 unit hingga tahun 2009.

Sugiyanto mengatakan pihaknya belum bisa mengungkapkan rencana ekspansi gerai lebih detil karena masih dalam tahap penjajakan lokasi. Selain itu, perizinan pembangunan gerai baru juga membutuhkan waktu lama.

"Belum bisa mengungkapkan target ekspansi, tergantung perizinannya. Tahun ini (2009) kami bisa ekspansi sampai 10 gerai, tapi tahun 2008 cuma satu gerai," tuturnya.

Sementara itu, Giant meresmikan gerai baru di kawasan komersial Bintaro yang luas gerainya mencapai 7.000 meter persegi dengan 2.000 meter persegi di antaranya untuk area produk segar.

"Konsep gerai ini dirancang berbeda. Keunggulannya di produk segar yang dikemas tradisional dan kemudahan akses. Kami menargetkan, transaksi di setiap kasir bisa full (penuh). Gerai ini ditargetkan untuk 20 ribu kepala keluarga dalam radius lima kilometer," tambahnya.
(*)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2009

Komentar Pembaca
Baca Juga