Kamis, 2 Oktober 2014

Gempa Chile, Bencana Lagi, Tsunami Lagi

Minggu, 28 Februari 2010 00:20 WIB | 13.405 Views
Gempa Chile, Bencana Lagi, Tsunami Lagi
gempa bumi chile (reuters)
Jakarta (ANTARA News) - Gempa bumi hebat berkekuatan 8,8 skala Richter merubuhkan wilayah tengah selatan Chile, Sabtu pagi, menewaskan 85 orang, merobohkan rumah dan rumah sakit, dan memaksa dikeluarkannya peringatan tsunami di Hawaii, Mexico, Australia dan Jepang.

Bangunan dilalap api, sementara warga berkerumun di jalanan yang kotor oleh pecahan kaca dan batu. Banyak diantara mereka takut menghadapi guncangan maha hebat dan dengan susah payah menghubungi teman dan kerabat.

Presiden Chile Michelle Bachelet mengumumkan, 85 orang dikonfirmasi tewas dan kemungkinan masih akan bertambah.

Telepon dan aliran listrik mati, sehingga menyulitkan akses ke lokasi-lokasi yang rusak parah yang berada tepat di episentrum gempa.

Chile adalah produsen tembaga terbesar di dunia, namun menyusul gempa bumi hebat ini, segala operasi penambangan di dua tambang utama dekat ibukota Santiago, dihentikan.

"Selama hidup saya tidak pernah rasanya mengalami gempa seperti ini, gempa ini seperti kiamat saja," kata seorang pria kepada televisi lokal di kota Temuco, di mana gempa telah merobohkan banyak rumah di sini, sekaligus membuat warganya terpaksa diungsikan di rumah sakit daerah.

Survey Geologi AS (USGS) memaklumatkan bahwa pada 3.34 waktu setempat, gempa bumi mengguncang Chile di 56 mil arah timur laut kota Concepcion, dengan kedalaman episentrum 22 mil.

Ibukota Santiago, sekitar 200 mil dari arah utara episentrum, juga diruntuhkan gempa. Bandara internasional terpaksa ditutup, karena gempa telah merusak ruang penumpang dan pecahan kaca telah merusak pintu dan jendela bandara.

TV lokal mempertontonkan sebuah bangunan yang dilalap api di Concepcion, sekaligus mengatakan sejumlah warga telah menjarah toko obat.

Pecahan kaca dan tumpukan batu berceceran di jalan, dan guncangan gempa memaksa warga berdiri lama di luar rumah.

Beberapa menit setelah gempa bumi, penduduk berhamburan ke jalanan di ibukota Santiago, saling memeluk dan menangis.

"Rumahku benar-benar hancur, segalanya ambruk... semuanya rusak total. Saya dan istri berlindung di pojokan, setelah beberapa jam diselamatkan (tim penolong)," kata seorang pak tua di pusat kota Santiago.

Listrik mati di banyak bagian kota Santiago, sementara komunikasi tidak jalan di daerah yang jaraknya paling dekat ke episentrum gempa.

Para pejabat SAR mengatakan, bangunan di situs bersejarah di dua kota bagian selatan Chile rusak parah, sementara radio lokal mengabarkan tiga rumah sakit ambruk.

Kawasan produsen utama tembaga Chile dan beberapa tambang milik produsen tembaga terbesar di dunia itu terletak di daerah utara, berdekatan dengan perbatasan Peru. Namun kabarnya banyak cadangan tembaga ditemukan pula dekat Santiago.

Produksi tembaga ditunda di tambang Los Bronces dan El Soldado, yang dimiliki Anglo American Plc. menyusul gempa bumi Chile. Namun perusahaan pengolah tembaga terbesar Chile, Escondida, tetap beroperasi normal.

Chile menghasilkan sekitar 34 persen kebutuhan tembaga dunia, yang digunakan untuk elektronik, kendaraan dan refrigerator.

Bachelet mengimbau rakyatnya untuk tetap tenang dan tinggal di rumah untuk menghindari kecelakaan jalanan. "Gempa sekuat ini pasti menelan banyak korban," kata Bachelet.

Satu gempa berkuatan 8 Skala Richter atau lebih, dapat menciptakan kerusakan yang luar biasa besar, demikian USGS.

Gempa bumi yang meluluhlantakan ibukota Haiti, Port-au-Prince, 12 Januari, berkekuatan 7,0 skala Richter.

Bachelet mengatakan, gelombang dahsyat menghajar kepulauan Juan Fernandez di lepas pantai Chile, sementara stasiun-stasiun radio melaporkan kerusakan parah di kepulauan di mana pelaut Skotlandia Alexander Selkirk terdampar di abad 18 dan kemudian mengilhami novel Robinson Crusoe.

Bachelet mengumumkan bahwa gelombang hebat menerjang pulau selatan Juan Fernandez, dan stasiun-stasiun radio melaporkan kerusakan serius.

Dia mengungkapkan, penduduk dievakuasi dari kawasan pantai Pulau Easter yang terpencil di Chile, yang merupakan tujuan wisata populer dengan patung Moai-nya.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik melaporkan bahwa tsunami kemungkinan menghancurkan sepanjang pesisir pantai di dekat episentrum gempa dan mengancam pantai-pantai yang lebih jauh dari itu.

Pusat Peringatan Tsunami itu mengeluarkan peringatan bahaya tsunami di sejumlah negara Amerika Latin, dan tsunami bisa menerjang sampai sejauh Hawaii di AS, juga Jepang, Rusia, Filipina, Indonesia dan Pasifik Selatan.

Berdasarkan sensus 2002, Concepcion adalah salah satu dari kota terbesar di Chile dengan penduduk sekitar 670.000 jiwa.

Pada 1960, Chile dihantam gempa bumi terbesar yang pernah direkam dunia, sejak tahun 1990.

Gempa berkekuatan 9,5 skala Richter ini menghancurkan kota di wilayah tengah selatan, Valdivia, dengan menewaskan 1.655 orang dan menimbulkan gelombang yang menghajar Pulau Easter yang jauhnya 2.300 mil dari pantai Chile, dan terus menerjang Hawaii, Jepang dan Filipina.

Gempa bumi yang terjadi Sabtu pagi waktu setempat itu sampai juga di provinsi Mendoza dan San Juan di Argentina.

Gempa bumi dahsyat ini menghancurkan wilayah pantai Chile, dari Valdivia di selatan sampai Valparaiso di utara, yang jauhnya mencapai 500 mil.

Pusat Peringatan Tsunami menyatakan negara bagian Hawaii mungkin dinaikkan ke status daerah peringatan.

Sementara itu Presiden Argentina Cristina Fernández de Kirchner menelefon Michelle Bachelet untuk menawarkan bantuan Argentina untuk Chile.

Presiden Chile itu menanggapi tawaran itu dengan mengucapkan terimasih kepada Fernández de Kirchner. (*)

Disadur dari Buenos Aires Herald, edisi 27 Februari 2010, oleh jafar sidik

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © 2010

Komentar Pembaca
Baca Juga