Semarang (ANTARA News) - Michael Felik Prasetyo (9), siswa kelas III Sekolah Dasar (SD) Tarsisius Semarang, Jawa Tengah, tewas tertimpa pintu gerbang sekolah yang ambruk.

Michael tengah bermain bersama dua temannya di dekat pintu gerbang ketika pada pukul 09.15 WIB pintu gerbang yang ambruk menimpanya, kata seorang saksi, Heru Purnama (45).

Bukan tanpa sebab, pintu gerbang itu ambruk ketika korban tengah memanjat sambil menggerak-gerakkannya yang membuat engsel roda terlepas.

"Sedangkan dua temannya tidak ikut memanjat," katanya.

Korban, murid asal Jalan Condrorejo RT 4 RW 11, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Semarang Timur, itu terluka cukup parah pada kepala dan dada setelah tertimpa pintu gerbang besi berukuran 3 x 3,5 meter.

Seorang guru bernama Pekik Nugroho yang mengetahui peristiwa itu langsung berusaha menolong dan segera membawa korban ke Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.

Saat dibawa ke rumah sakit dengan hanya mengendarai sepeda motor, korban terus mengeluarkan darah hingga masih dalam perjalanan menuju rumah sakit nyawanya tidak tertolong.

Tim identifikasi Kepolisian Semarang Timur yang datang ke lokasi kejadian langsung menyidik untuk memastikan penyebab ambruknya pintu gerbang sekolah itu.

Pemeriksaan sementara menyebutkan, engsel roda pintu gerbang itu terlepas dari jalurnya karena sudah berkarat dan tidak mampu menahan beban.

Saat di rumah sakit, orang tua korban yang belum dapat dimintai keterangan terlihat sangat terpukul dan menangis histeris mengetahui anaknya sudah tidak bernyawa.

(ANT/S026)