Ottawa (ANTARA News/AFP) - Seorang sarjana hukum, David Johnston, akan menjadi gubernur jendral Kanada yang akan datang setelah masa jabatan Michaelle Jean sebagai penjabat kepala negara dan panglima tertinggi berakhir pada musim gugur, perdana menteri mengumumkan, Kamis.

Kantor perdana menteri dalam pernyataannya mengatakan bahwa Johnston, 69, akan ditempatkan sebagai wakil Ratu Elizabeth II pada 1 Oktober di majelis senat. Ratu Inggris telah menyetujui pilihan PM Stephen Harper itu.

Johnston menurut laporan telah mengalahkan beberapa tokoh olahraga, artis dan entertainer yang telah dipertimbangkan untuk jabatan itu, sebagian karena pengetahuan konstitusional dan kepala dinginnya.

Ia juga fasih dalam bahasa Prancis dan Inggris.

Tiga penjabat kepala negara terakhir Kanada, termasuk Jean, adalah wartawan. Pahlawan hockey dan aktor, bintang Star Trek William Shater, telah digembar-gemborkan sebagai calon pengganti Jean di forum-forum online.

Johnston terpilih dua kali ke tim hockey All-American Harvard dan anggota organisasi atletik yang masyhur di sekolah.

Tapi ia sangat terkenal karna pencapaian ilmiahnya, mempelajari pengaturan keamanan, kerjasama serta teknologi informasi dan hukum di Queen`s University di Kingston, Ontario, Cambridge di Inggris dan di Harvard University.

Ia mulai bekerja pada 1966 sebagai seorang asisten guru besar hukum di Queen`s, dan kemudian pindah ke fakultas hukum University of Toronto.

Ia ditunjuk sebagai dekan fakultas hukum Western University pada 1974, mengajar hukum di McGill University di Montreal dan pada akhirnya menjadi rektor University of Waterloo, Ontario, pada 1999.

Dalam karirnya, ia juga telah menjabat di gugus tugas dan komisi pemerintah serta duduk di dewan beberapa perusahaan, termasuk Arise, CGI, Fairfax dan Masco.

Ia menikah dan memiliki lima puteri.

Sementara itu, Michaelle Jean, gubernur jendral Kanada sekarang ini, akan menjabat sebagai utusan khusus UNESCO untuk Haiti setelah masa jabatannya sebagai pemangku kepala negara berakhir. (S008/K004)