Sabtu, 1 November 2014

Pasukan Tempur Terakhir Amerika Tinggalkan Irak

| 3.339 Views
id irak
Pasukan Tempur Terakhir Amerika Tinggalkan Irak
Beberapa pasukan tempur AS terakhir bersiap untuk meninggalkan Irak dan melewati perbatasan menuju Kuwait dalam sebuah gambar video yang diambil pada Rabu (18/8). (ANTARA/REUTERS/Department of Defense)
Washington (ANTARA News) - Pasukan tempur terakhir Amerika Serikat telah meninggalkan Irak dalam konvoi ke Kuwait, lebih dari tujuh tahun setelah invasi menggulingkan presiden Irak Saddam Hussein, NBC News melaporkan, Rabu.

Seorang wartawan NBC yang melakukan perjalanan dengan konvoi itu mengatakan tentara dari Brigade Stryker Ke-4 tersebut akan naik mobil sepanjang Rabu malam dalam perjalanan ke Kuwait.

"Segera setelah semua tentara itu meninggalkan Irak, Operasi Pembebasan Irak, misi tempur di Irak, akan berakhir," lapor NBC.

AS, menurut jadwal, akan mengurangi pasukannya di Irak menjadi 50.000 personil pada 31 Agustus. NBC menerangkan tentara yang tinggal akan berada dalam misi pelatihan.

Sekarang ini ada sekitar 55.000 tentara AS di Irak, turun dari sekitar 140.000 ketika Presiden Barack Obama memegang tampuk kekuasaan pada Januari 2009.

Sebagai seorang calon presiden, Obama berkampanye akan mengakhiri tanggungjawab perang itu, dan sebagai presiden ia telah menegaskan jaminannya kepada rakyat Amerika bahwa tak satu pun anggota militer AS akan tinggal di Irak pada 1 Januari 2012.

Sementara kekerasan turun dengan cepat sejak puncak perang sektarian 2006-2007, Irak masih sangat rapuh dan para pemimpinya tidak memecahkan sejumlah masalah yang secara politik sewaktu-waktu dapat meledak, yang dapat dengan mudah memicu pertempuran baru.

Perang di Irak telah berlangsung lebih lama ketimbang Perang Saudara AS, keterlibatan Amerika dalam Perang Dunia I, dan lebih lama dari Perang Dunia II. berbagai jajak pendapat menunjukkan rakyat Amerika telah lelah karena hampir satu dasawarsa perang di Afghanistan dan Irak.
(S008/C003)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © ANTARA 2010

Komentar Pembaca
Baca Juga