Jumat, 22 Agustus 2014

Ahmadinejad Ragukan Tragedi 11 September

Senin, 6 September 2010 22:29 WIB | 5.582 Views
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. (ANTARA/REUTERS)
Doha (ANTARA News) - Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mempertanyakan penerimaan naratif dari serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat, dan mengatakan bahwa masih belum jelas siapa di belakang serangan tersebut.

"Sesuatu telah terjadi di New York dan belum ada seorangpun mengetahui siapa aktor intelektualnya," kata Ahmadinejad kepada para diplomat dan para pemimpin redaksi media mssa pada Ahad malam ketika menyampaikan penjelasan tentang kunjungan ke Qatar.

"Tidak ada pihak independen yang diizinkan untuk berusaha mengidentifikasi pelaku penyerangan," ujarnya.

"Mereka mengatakan para teroris bersembunyi di Afghanistan dan NATO pun mengerahkan semua kekuatannya dan menyerang Afghanistan," kata Ahmadinejad.

"Mereka mengatakan dalam serangan di Menara Kembar itu menewaskan 2.000 orang. Di Afghanistan sejauh ini menewaskan lebih dari 110.000 orang," paparnya.

Pemimpin Iran itu dalam beberapa kesempatan telah mempertanyakan penerimaan versi serangan 11 September sebagai dilakukan oleh Al Qaida, yang menewaskan 3.000 orang di AS.

Pada Maret, ia menyebut serangan itu sebagai "pembohongan besar", media Iran melaporkan.
(M043/H-RN)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2010

Komentar Pembaca
Baca Juga