Sabtu, 20 September 2014

Real Brazil Melonjak Tertinggi Dalam Dua Tahun

Jumat, 1 Oktober 2010 03:26 WIB | 7.184 Views
Sao Paulo (ANTARA News/AFP) - Mata uang Brasil, real, melonjak ke tingkat tertinggi dalam dua tahun terhadap dolar pada Kamis waktu setempat, dikutip kurang dari 1,7 terhadap greenback karena investor asing masuk ke dalam perekonomian yang "booming".

Pada pertengahan jalan hari perdagangan di Sao Paulo, dolar sedang ditukar untuk 1,696 real -- nilai yang terakhir terlihat sebelum krisis keuangan global melanda pada September 2008.

Para analis telah memeperkirakan real untuk menguji tingkat 1,7 karena arus masuk dana asing besar untuk membeli menjadi kapitalisasi 67,7 miliar dolar dari perusahaan minyak Petrobras yang dikelola negara Brazil.

"Dengan berlanjutnya aliran positif modal asing, kami memperkirakan nilai tukar tertahan untuk lebih rendah," kata salah satu broker, Walpires Corretora,.

Otoritas Brasil, khawatir bahwa ekspor menjadi tidak kompetitif mahal karena nilai real meningkat, telah mencoba untuk memperlambat kenaikan mata uangnya.

Sejauh ini, meskipun, bank sentral melakukan pembelian dolar telah sedikit menempatkan rem pada tren.

Bank sentral Rabu mengatakan, bahwa lebih dari 14,5 miliar dolar telah mengalir ke Brazil pada September -- sebuah rekor bulanan.

Menteri keuangan Brazil, Guido Mantega, memperingatkan dalam sebuah laporan yang dimuat oleh surat kabar Financial Times, Selasa, bahwa negara-negara utama mendevaluasi uang mereka untuk meningkatkan ekspor.

"Kami berada di tengah-tengah perang mata uang internasional, sebuah pelemahan umum mata uang," katanya.

Dia menambahkan: "Ini mengancam kami karena menghilangkan daya saing kami."

Bank sentral Brazil pada Kamis dalam sebuah laporan kuartalan pihaknya memperkirakan perekonomian nasional tumbuh 7,3 persen tahun ini, dengan inflasi di bawah kendali pada lima persen.

Ini diidentifikasi "perkembangan yang mungkin dalam krisis Eropa" sebagai salah satu risiko pokok eksternal.  (A026/K004)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2010

Komentar Pembaca
Baca Juga