Kamis, 31 Juli 2014

Harga Sapi, Kambing Turun

Senin, 4 Oktober 2010 03:38 WIB | 4.746 Views
Gunung Kidul (ANTARA News) - Sejumlah pedagang hewan di Pasar Hewan Siyono, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengeluhkan harga jual sapi yang mengalami penurunan sampai Rp1 juta per ekor dibandingkan tahun sebelumnya.

Bahkan, kata mereka, sejak tiga pekan terakhir terjadi penurunan harga sekitar Rp200 ribu untuk sapi, dan Rp100 ribu untuk kambing. "Dibandingkan dengan tahun lalu, harga sapi jenis metal yang biasanya terjual Rp11 juta, saat ini hanya laku Rp10 juta per ekor," kata salah seorang pedagang sapi di Pasar Hewan Siyono, Saidi
(66), usai menjual tiga ekor sapinya, di Gunung Kidul, Minggu.

Sedangkan sapi putih, menurut dia yang sebelumnya bisa mencapai harga Rp8 juta per ekor, sekarang hanya Rp7 juta. Sementara yang ukuran sedang, harga semula Rp7 juta, sekarang juga turun menjadi Rp6 juta per ekor.

Ia mengatakan harga sapi di Pasar Hewan Siyono mengalami penurunan sejak tiga pekan lalu. "Harga hewan ternak, baik sapi maupun kambing mengalami penurunan antara Rp100 ribu sampai Rp200 ribu per ekor, dan ini terjadi dalam tiga pekan terakhir," katanya.

Menurut dia, harga sapi mengalami penurunan karena petani sedang konsentrasi memasuki musim tanam, dan membiayai pendidikan anak-anaknya, yaitu membayar biaya tengah semester.

Harga hewan, kata dia biasanya akan kembali naik ketika sudah mendekati Hari Raya Idul Adha sekitar dua bulan lagi.

Sementara itu, pedagang kambing dari Kecamatan Playen, Gunung Kidul, Purwo Harsono mengatakan harga kambing jenis etawa saat ini sekitar Rp2,5 juta per ekor. Sedangkan kambing jenis biasa harganya antara Rp600 ribu sampai Rp1 juta per ekor.

"Harga kambing sejak tiga pekan terakhir turun rata-rata sekitar Rp100 ribu per ekor untuk semua jenis, baik kambing peranakan etawa (PE), etawa, maupun kambing biasa," katanya.

Sementara itu, pedagang hewan dari luar daerah Segoroyoso, Kabupaten Bantul, Widodo mengatakan harga hewan yang turun dimanfaatkan untuk memborong sapi dari Gunung Kidul. "Saya saat ini dapat membeli sapi 20 ekor, dan keuntungan yang saya peroleh bisa mencapai sekitar 25 persen dari harga beli di Pasar Hewan Siyono," katanya.

Menurut dia, dirinya berlangganan mencari hewan dari Kabupaten Gunung Kidul, karena daging sapi dan daging kambing dari daerah ini kualitasnya tinggi dan diminati konsumen karena dagingnya kering. "Saya setiap lima hari sekali atau tepatnya ketika hari pasaran Wage selalu datang ke Pasar Hewan Siyono untuk membeli sapi, dan rata-rata saya membeli 14 sampai 20 ekor," katanya. (ANT/K004)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2010

Komentar Pembaca
Baca Juga