Selasa, 2 September 2014

Perjalanan Lima Kereta Api Tujuan Jakarta Dibatalkan

Kamis, 21 Oktober 2010 13:50 WIB | 5.020 Views
Lokomotif CC 20169, KA Harina, dari Semarang tujuan Bandung terpental keluar rel akibat menabrak tanah longsor di blok Pasiripis, Desa Ciganea, Purwakarta, Jabar, Kamis (21/10). (ANTARA/Adjat)
Purwakarta (ANTARA News) - Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi II Bandung, Bambang SP, mengatakan, perjalanan lima kereta api dari Bandung tujuan Jakarta, dibatalkan menyusul anjloknya KA Harina jurusan Semarang-Bandung, di Ciganea Kabupaten Purwakarta, Jabar, Kamis subuh.

"Ada lima perjalanan KA dari Bandung ke Jakarta yang dibatalkan, mulai dari berangkatan pukul 05.45 WIB hingga pukul 14.00 WIB" katanya saat ditemui di lokasi kejadian.

KA Harina anjlok di blok Pasiripis, sekita 100 meter dari stasiun Ciganea, sekitar pukul 04.43 WIB, setelah menabrak tumpukan tanah longsor dari tebing setinggi 20 meter. Lokomotif CC 20169 itu terpental dan melintang di tengah rel, dan satu gerbong eksekutif di belakangnya anjlok.

"Ini (kecelakaan) murni akibat longsor karena cuaca memburuk sekarang ini," tutur dia, dan menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Ia mengatakan, seluruh penumpang KA Harina bejumlah 101 orang dapat meneruskan perjalanan mereka dengan menggunakan bus dari Stasiun Purwakarta.

Hingga Kamis siang para petuas PT KAI terus berusaha membersihkan tanah yang menutupi rel sepanjang belasan meter.

PT KAI juga mendatangkan alat berat, untuk mempercepat pembesihan tanah dan evakuasi lokomotif yang teronggok dan melintang ditengah rel itu.

Rel tertutup tanah setinggi tiga meter yang lonsong dari tebing setinggi 20 meter.

"Kami usahakan pembesihan tanah terselesaikan sekitar pukul 15.00, sehingga perjanan kembali normal," katanya, dan menambahkan kondisi rel tidak terganggu akibat kecelakaan tersebut.

Menurut Bambang, kawasan Pasiripis merupakan daerah rawan longsor.
(ANT151/Z002)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2010

Komentar Pembaca
Baca Juga