Manado (ANTARA News) - Pertemuan sidang tingkat ketua, Republik Indonesia- Republik Filipina Border Committee (RI-RPBC) menyepakati adanya perluasan wilayah patroli. Pangdam VII Wirabuana, Mayjen TNI Amril Amir di Manado, Rabu, mengatakan, selama dalam pelaksanaan sidang, ada sepuluh item yang disepakati.

"Kesepuluh item itu di antaranya perluasan wilayah patroli, latihan SAR bersama, pertukaran informasi intelijen dan pengawasan untuk pelintas batas," kata Amril Amir usai pelaksanaan (RI-RPBC) di Manado.

Amril Amir, juga Ketua Delegasi Indonesia mengatakan, dalam diskusi pada pertemuan sebelumnya di Davao Filipina, pembahasan telah dilakukan secara cermat untuk mendapatkan kesepakatan itu seperti tentang perluasan wilayah patroli antara kedua belah pihak.

Dalam perluasan wilayah itu ada area yang telah disepakati bersama, mana area yang dapat dimasuki angkatan laut Filipina dan mana dimasuki angkatan laut Indpnesia.

"Itulah yang disepakati bersama area perluasan tersebut," katanya.

Dia mengatakan, kerja sama yang dilakukan antara Indonesia dan Filipina dalam pertemuan seperti ini telah berlangsung lama sejak tahun 1980.

"Ini merupakan yang ke-29 kali, dan dalam perjalanannya, kita memperbaiki dan evaluasi tentang kerjasama itu," katanya.

Panglima Mindano Timur Mayjen Arthur I Tabaquero mengatakan, sebagai negara tetangga dan anggota Asean, kegiatan bersama ini sangat penting.

"Kegiatan ini juga untuk meningkatkan persahabatan antar kedua negara," kata Tabaquero juga Ketua Delegasi Filipina.(*)

(T. J009/S019)