Tangerang (ANTARA News) - Sebuah koper yang tergeletak di pinggir Jalan Delima Jaya RT 03/RW 02 Kelurampo, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, Minggu, mengejutkan warga sekitar karena diduga bom.

"Saya lihat ada orang yang melintas di jalan sekitar pukul 05.15 WIB dengan membawa koper dan meletakannya di pinggir jalan lalu pergi berlalu," kata Nani, warga setempat ditemui di lokasi, Minggu.

Karena merasa panik dan khawatir bila koper tersebut bom, kemudian Nani melaporkannya ke Polsek Ciputat mengenai temuan tersebut.

Ditambahkannya, orang yang meletakan koper tersebut menggunakan kaos loreng dengan celana berwarna hijau.

"Setelah meletakkan koper, kemudian orang tersebut langsung pergi dengan terburu-buru meninggalkan koper itu di pinggir jalan," kata Nani yang berprofesi sebagai penjual nasi uduk di wilayah setempat.

Kapolsek Ciputat Kompol Alif membenarkan laporan warga tentang adanya koper berwarna hijau yang mencurigakan karena diletakan seseorang.

Kemudian, koper tersebut di periksa langsung oleh Tim Gegana untuk memastikan isi dalam koper. Setalah dilakukan pengecekan dengan menggunakan sinar X - Ray, ternyata isi di dalam koper hanya plastik dan penggarisan.

"Koper tersebut tidak diledakan oleh tim gegana karena setelah dilakukan pengecekan oleh Tim Gegana, ternyata isinya hanya kumpulan plastik dan penggarisan," katanya.

Koper tersebut kemudian dibawa ke Polsek Ciputat untuk dilakukan pemeriksaan dan menjadi bahan laporan.

Selain itu, Kompol Alif menambahkan teror bom yang terjadi di Ciputat sebanyak tiga kali yakni Universitas UMJ, Perumahan Pertamina dan terkahir di Rempoa.

"Diharapkan warga untuk tidak panik setiap menemukan barang yang mencurigakan. Agar secepatnya melaporkan ke Polsek untuk bisa ditindak lanjuti," katanya.(*)

(T.KR-AIF/K005)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011