Tripoli (ANTARA News) - Dua helikopter pejuang yang melanggar zona larangan terbang di Libya telah ditembak hingga jatuh oleh pasukan pemimpin Libya Muammar Gaddafi di wilayah Brega di timur, kata Wakil Menteri Luar Negeri Libya Khaled Kaaim pada Sabtu.

"Para pejuang menggunakan dua helikopter dan ditembak jatuh di wilayah Brega," kata Kaaim dalam konferensi pers, Tripoli.

Ketika ditanya apakah helikopter ditembak oleh pasukan Muammar Gaddafi, ia mengonfirmasi hal tersebut.

Kaaim mengecam pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang bertanggung jawab atas pemberlakuan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1973, tentang zona larangan terbang di Libya, dengan menyatakan: "NATO pada Sabtu mengizinkan pejuang untuk melanggar resolusi tersebut dan menerbangkan helikopter tempur."

Menuduh bahwa NATO berpihak dengan para pejuang, Kaaim kemudian menyatakan: "Pertanyaan kami kepada NATO: apakah resolusi tersebut berlaku terhadap pemerintah Libya atau kepada kedua pihak?"

Seorang wartawan AFP pada Sabtu melihat helikopter militer Libya dengan tanda warna pejuang terbang pada ketinggian sangat rendah ke arah Ajbabiya, wilayah timur Libya.

Koalisi internasional sejak 19 Maret memberlakukan zona larangan perang atas Libya berdasarkan resolusi PBB yang diberlakukan pada 17 Maret. Para pejuang memulai perlawanan rezim Gaddafi pada pertengahan Februari, demikian dilaporkan AFP.

(SYS/KR-IFB/A011)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2011