Tasikmalaya (ANTARA News) - Gerombolan monyet liar kembali menjarah tanaman jagung milik warga kaki Gunung Galunggung, Kampung Pangeburan, Desa Mandalagiri, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sejak beberapa hari terakhir.

"Dua bulan sebelumnya juga pernah terjadi serangan monyet, dan kini kembali terjadi, sehingga makin merugikan petani," kata Sekretaris Desa Mandalagiri Dedi, Rabu.

Gerombolan monyet liar dari hutan Gunung Galunggung tersebut, menurut Dedi karena kelaparan. "Persediaan makanan di hutan yang biasa dimakan monyet, kemungkinan berkurang banyak, bahkan mungkin habis," katanya.

Selain itu, juga karena populasi monyet Gunung Galunggung, menurut dia terus bertambah, ini terlihat dari jumlah monyet yang menyerang lebih banyak dibanding sebelumnya.

"Waktu penyerangan dulu, sekitar Februari 2011, jumlahnya yang sudah ditangkap warga banyak, tetapi yang tidak tertangkap juga lebih banyak," katanya.

Ia berharap pemerintah daerah membantu mencari solusi dalam penanggulangan aksi penjarahan yang dilakukan gerombolan monyet, karena sudah merugikan petani setempat.

"Kita berharap bagaimana caranya pemerintah daerah membantu dalam penanggulangan monyet agar tidak menyerang lahan pertanian warga," kata Dedi.

Berdasarkan laporan yang dihimpun dari para petani, dijelaskan Dedi gerombolan monyet liar menjarah kebun jagung yang baru tumbuh jagung.

Bahkan serangan monyet tersebut telah merusak tanaman tani lainnya pada waktu menjelang malam hingga tengah malam di lokasi yang berbeda.(*)

(U.KR-FPM/M008)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011