Manado (ANTARA News) - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia memperkenalkan hidangan perjalanan untuk musim dingin mulai Oktober hingga Maret yang lebih mengedepankan keunggulan makanan khas masing-masing daerah.

"Hidangan perjalanan untuk winter season ini kami sajikan dengan mengedepankan makanan unggulan masing-masing daerah. Maka dilakukan presentasi guna minta tanggapan dari pengguna jasa penerbangan Garuda dalam acara Meals Presentation," kata Senior Manager In-Flight Service Delivery, Machmud Syahrizal, di Manado, Kamis.

Machmud mengatakan, sebagaimana visi Garuda Indonesia yang ingin mengedepankan sisi pelayanan, maka Garuda Indonesia terus melakukan inovasi terhadap semua hidangan yang akan disajikan kepada penumpang selama dalam perjalanan dengan pesawat Garuda.

"Kita kombinasikan hidangan unggulan daerah dengan makanan berstandar internasional. Misal, untuk rute ke Jepang maka tampilan makanan Jepang menjadi akan lebih banyak tersaji, begitu juga rute lainnya," katanya.

Sementara untuk penerbangan domestik seperti ke Manado, Sulawesi Utara, katanya, menampilkan makanan khas daerah ini. Di antaranya nasi dengan lauk ikan cakalang, kue nasi jaha, dan lainnya pada rute itu.

Semua sajian menu makanan tersebut, kata Machmud, terlebih dulu melalui pemeriksaan dan pengawasan yang sangat ketat sesuai standar internasional dari lembaga sertifikasi pangan internasional maupun Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia.

General Manager Garuda Indonesia Manado, Piktor Sitohang, mengatakan, pengenalan berbagai makanan untuk musim dingin ini dilakukan dengan maksud agar memintakan masukan hal-hal yang perlu ada ataupun tidak sebagai hidangan dalam perjalanan.

"Makanan sebagai hidangan perjalanan ini diolah pelaku usaha produk pangan yang sudah terpercaya, sehingga diharapkan apa yang dihasilkan mampu memenuhi selera penumpang penerbangan," kata Sitohang.

Guna menjaga jangan sampai rasa jenuh terhadap produk hidangan, katanya, maka Garuda merencanakan mengganti menu setiap enam hari.

"Variasi menu sangat penting, karena itu maka Garuda Indonesia ingin menampilkan makanan berselera tinggi, higienis dengan kandungan gizi standar kesehatan, dan dengan penggantian menu setiap enam hari," katanya.
(ANTARA)