Senin, 1 September 2014

KASAD Wisuda 295 Sarjana Pertahanan Angkatan Pertama

Senin, 27 Juni 2011 14:42 WIB | 2.529 Views
KASAD Wisuda 295 Sarjana Pertahanan Angkatan Pertama
Akademi Militer di Magelang (lensaindonesia.com)
Magelang (ANTARA News) - Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI George Toisutta, mewisuda 295 sarjana cabang keilmuan Sains Terapan Pertahanan dengan gelar SST Han angkatan pertama bersumber dari lulusan Akademi Militer Magelang.

Dalam upacara wisuda yang dilakukan di Gedung Abdul H Nasution Akademi Militer Magelang, Senin, Toisutta memberikan piagam dan penghargaan berupa medali Adhi Makayasa dan predikat cum laude kepada Hendric Pardamean Hutagalung dari program studi Teknik Sipil Pertahanan.

Penghargaan kepada taruna yang berhasil lulus dengan predikat cum laude juga diberikan kepada Yoga Rosadi Raghman dari program studi Teknik Elektro Pertahanan.

Toisutta dalam amanatnya mengatakan, sebagai perwira TNI AD dituntut konsisten dalam keteguhan diri sebagai wujud pengabdian tulus dan ikhlas terhadap bangsa dan negara.

Menyinggung perkembangan global dan kehidupan sosial masyarakat dewasa ini, katanya, TNI-AD telah menyiapkan SDM unggulan khususnya para perwira muda.

Salah satunya dengan mewisuda taruna tingkat IV dari lima program studi, yakni Teknik Elektro Pertahanan, Teknik Mesin Pertahanan, Teknik Sipil Pertahanan, Manajemen dan Administrasi Pertahanan.

Untuk itu diperlukan kualitas perwira yang memiliki integritas dan keunggulan komparatif serta kompetitif dalam bidang kepribadian, intelektual, dan kesamaptaan jasmani.

"Teruslah belajar dan berlatih serta memantapkan moralitas dan karakter kepribadian yang dilandasi kepada sikap percaya diri, pantang menyerah, rela berkorban dan berani bertanggung jawab dalam menghadapi risiko," katanya.

Ia mengatakan, kegiatan wisuda ini tidak dipandang sebagai acara seremonial semata, namun harus dipahami dan dimaknai sebagai wujud kebulatan tekat serta kesetiaan moral dan spiritual untuk memberikan pengabdian utuh dan total, sebagai prajurit maupun sebagai warga negara.

"Hayati dan pedomani nilai-nilai yang terkandung dalam sapta marga, sumpah prajurit dan delapan wajib TNI serta kode etik perwira budhi bhakti wira utama yang merupakan pilar utama dalam berpikir, bersikap dan bertindak sebagi prajurit TNI AD," katanya.

Ia mengatakan, sebagai lulusan program pendidikan kesarjanaan, para taruna mempunyai tanggung jawab moral untuk mentransformasikan kualitas akademis dan intelektual yang dimilikinya, tanpa melupakan jati dirinya sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional.
(ANT)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2011

Komentar Pembaca
Baca Juga