Surabaya (ANTARA News) - Sebuah kecelakaan tunggal pengendara sepeda motor di Jalan Kalianak, Surabaya, sekitar pukul 04.00 WIB Minggu dinihari, merenggut dua nyawa sekaligus.

Menurut salah seorang warga, Rahman, korban yang mengendarai sepeda motor nomor polisi W-6104-HK melaju kencang dari arah Gresik menuju Surabaya. Sebelum insiden, kendaraan sempat oleng dan menabrak pohon yang ada di atas trotoar sebalah kiri.

"Bunyinya sangat keras dan korban meninggal di lokasi kejadian. Kondisinya mengenaskan dan warga tidak sempat menolong karena jalan masih sepi," ujarnya ketika ditemui di lokasi kejadian.

Petugas dari unit Kecelakaan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya belum memiliki data nama korban karena tidak ditemukan identitas pada korban. Kedua korban selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSU dr Soetomo.

Petugas yang datang ke lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan data dari hasil identifikasi dan keterangan sebagian warga sekitar.

Sementara itu, kecelakaan tunggal juga terjadi di Jalan Raya Kupang Jaya, Surabaya. Kejadian berlangsung sekitar pukul 01.30 WIB, Minggu dinihari. Sebuah mobil Xenia hitam nomor polisi W-1346-AN yang dikendarai Krisnawan (23) terbalik dan melintang di tengah jalan.

"Kami mendengar suara benturan sangat keras di jalan. Saat kami lihat, ternyata mobil sudah terbalik. Syukurlah pengendara tidak apa-apa dan hanya shock," ujar Fendik, salah seorang penjaga keamanan pemukiman di kawasan Jalan Raya Kupang Jaya.

Anggota Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya, Bripka Supar mengatakan, mobil melaju kencang dari arah barat ke timur menuju Jalan Dukuh Kupang. Pengendara kehilangan kendali ketika berusaha menyalip konvoi sepeda motor yang ada di depannya.

"Ban dan sisi mobil kiri menabrak pohon di atas trotoar hingga menyebabkan mobil terbalik. Penumpangnya hanya satu dan selamat," katanya kepada wartawan di lokasi kejadian.

Selanjutnya, korban yang berasal dari Kebomas, Gresik, tersebut dimintai keterangan di Mako Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polrestabes. Sedangkan, mobil berhasil dievakuasi sekitar satu jam kemudian dan dibawa ke mako untuk kepentingan proses lebih lanjut.(*)

(ANT-165/S016)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011