Selasa, 2 September 2014

Polisi Gagalkan Perampokan BRI Semarang

Senin, 18 Juli 2011 15:37 WIB | 1.932 Views
Semarang (ANTARA News) - Jajaran Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Semarang Tengah mengagalkan perampokan di Kantor Cabang Pembantu Bank Rakyat Indonesia di Jalan Piere Tendean Nomor 25 Semarang pada Senin (18/7) dini hari dan menangkap seorang perampok. "Tersangka Soni Ruswanto (35) ditangkap merupakan mantan petugas keamanan beberapa Kantor Bank BRI di Semarang yang bekerja sejak tahun 2002-2010," kata Kepala Kepolisian Sektor Semarang Tengah Kompol Prayitno, di Semarang, Senin. Ia mengatakan, sebelum melakukan perampokan, tersangka yang pernah bertugas sebagai satpam di Kantor Cabang Pembantu Bank BRI Piere Tendean selama enam bulan tersebut mendatangi lokasi perampokan dan berbincang-bincang dengan penjaga malam bernama Timbul Busono (35), warga Jalan Banteng Raya Semarang pada Minggu (17/7) pukul 21.30 WIB.

Sekitar pukul 00.30 WIB, tersangka langsung memukul kepala korban dengan tongkat satpam berulangkali.

"Korban yang berteriak minta tolong dan sempat melakukan perlawanan ditarik masuk ke dalam bank serta dipukul dengan boks kamera pengintai hingga mengalami luka parah pada bagian kepala," ujarnya.

Seorang petugas keamanan di sekitar lokasi perampokan yang mendengar teriakan minta tolong korban langsung menghubungi polisi agar ditindaklanjuti.

Sejumlah anggota Reskrim Polsek Semarang Tengah yang menerima informasi segera mendatangi lokasi perampokan dan menangkap tersangka yang berada di dalam Kantor Bank BRI Piere Tendean Semarang.

Setelah menangkap tersangka di lokasi perampokan beserta barang bukti berupa tongkat dan pisau belati, polisi kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Umum Pusat dr. Kariadi Semarang untuk memberikan pertolongan.

Tersangka yang menjalani pemeriksaan di Mapolsek Semarang Tengah, mengaku terpaksa berusaha melakukan perampokan karena terdesak kebutuhan hidup serta untuk membayar hutang sebesar Rp20-30juta kepada seseorang.

"Setelah memukul korban, saya bingung harus berbuat apa sampai akhirnya ditangkap polisi," kata warga Jalan Traju Trisno VI Nomor 7 Semarang.

Setelah berhenti bekerja sebagai satpam Bank BRI, tersangka yang terpaksa ditembak kaki sebelah kanannya oleh polisi tersebut, diketahui bekerja sebagai satpam di salah satu apartemen yang terletak di Jalan Sisingamangaraja Semarang sampai sekarang.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap salah seorang rekan tersangka yang berhasil melarikan diri saat perampokan. (KR-WSN/M028)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2011

Komentar Pembaca
Baca Juga