Jumat, 1 Agustus 2014

90 Persen Tiket KA Banyuwangi-Surabaya Terjual

Kamis, 28 Juli 2011 17:35 WIB | 2.227 Views
Jember (ANTARA News) - Sekitar 90 persen tiket kereta api kelas bisnis dan eksekutif KA Mutiara Timur jurusan Banyuwangi-Surabaya, Jawa Timur, sudah terjual.

Humas PT Kereta Api Daop IX Jember, Gatut Sutiyatmoko, pada Kamis mengatakan banyak warga yang sudah memesan tiket KA untuk arus mudik dan balik Lebaran 2011, meski belum memasuki bulan Ramadhan.

"Jumlah tiket yang sudah terjual hingga kini mencapai 90 persen dan dipediksi dalam waktu dekat akan habis terjual," tuturnya.

Menurut dia, tiket KA untuk arus mudik Lebaran 2011 sudah bisa dipesan 40 hari sebelum keberangkatan calon penumpang kereta api dengan sistem "online" (dalam jaringan).

"Pemesanan tiket KA khusus kelas bisnis dan eksekutif dimulai pada Sabtu (16/7) untuk keberangkatan arus mudik pada tanggal 25 Agustus atau `H-4` sebelum Lebaran 2011," paparnya.

Sebelumnya, PT KA hanya melayani pemesanan tiket untuk kereta api kelas bisnis dan eksekutif 30 hari atau sebulan sebelum penumpang yang bersangkutan menggunakan jasa KA untuk arus mudik dan balik Lebaran 2010.

Ia menjelaskan, perpanjangan waktu pemesanan tiket tersebut merupakan upaya peningkatan pelayanan kepada pengguna jasa KA, menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2011.

"Perpanjangan waktu pemesanan tiket KA menyebabkan tiket KA Mutiara Timur jurusan Banyuwangi-Surabaya terjual habis, sebelum memasuki Ramadhan," paparnya.

Sebagian besar, lanjut dia, pemesan tiket KA Mutiara Timur berasal dari warga di Jakarta dan Bandung yang hendak mudik ke Kabupaten Jember dan sekitarnya.

"Kami akan menambah jumlah kereta untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus mudik dan balik Lebaran 2011," katanya.

Rangkaian KA Mutiara Timur akan ditambah satu kereta kelas bisnis dan satu kereta kelas eksekutif, sehingga total menjadi lima kereta bisnis dan empat kereta eksekutif.

"Sejumlah KA kelas ekonomi juga akan ditambah, namun penambahan kereta akan disesuaikan dengan kapasitas lokomotif yang ada," ujarnya menambahkan.

(ANT-070/C004)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2011

Komentar Pembaca
Baca Juga