Malang (ANTARA News) - Nama para mantan presiden mulai Ir Soekarno hingga Megawati Soekarnoputri bakal diabadikan menjadi nama-nama gedung di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, Jawa Timur.

Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr Imam Suprayogo, Jumat, mengatakan, nama-nama mantan presiden tersebut akan terpahat di beberapa gedung kampus setempat.

"Kami sudah mengawalinya beberapa waktu lalu dengan meresmikan gedung teknologi dengan nama Presiden RI ke-3 Prof Dr BJ Habibie," ujarnya.

Selain itu, katanya, masih ada beberapa gedung yang juga dinamai dengan nama para mantan presiden, yakni gedung perpustakaan dengan nama mantan Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan gedung pusat atau rektorat dengan nama Presiden RI pertama Ir Soekarno.

Selanjutnya adalah gedung Sosial Politik (Sospol) yang bakal diresmikan pertengahan atau akhir September 2011 dengan mana mantan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri.

Sedangkan nama Presiden RI ke-2 Soeharto rencananya akan diabadikan menjadi nama gedung pertemuan."Rencananya gedung pertemuan akan kami namakan gedung Soeharto, namun sampai sekarang kami masih belum bertemu dengan pihak keluarga (ahli waris).

Kalau untuk gedung Sospol, katanya, pihaknya sudah bertemu langsung dengan Megawati Soekarnoputri dan bersedia."Bahkan yang akan meresmikan gedung itu adalah Bu Mega sendiri," tegasnya.

Disamping menggunakan nama-nama mantan Presiden RI, gedung-gedung yang ada di lingkungan kampus UIN Maliki Malang itu juga menggunakan nama-nama tokoh Islam dunia seperti yang digunakan mahaj bagi mahasiswa.

Mantan PR I Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu mengakui, nama gedung dengan menggunakan nama-nama mantan presiden tersebut sebagai bentuk penghargaan UIN Maliki kepada para pemimpin bangsa.

"Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan perjuangan beliau-beliau, maka namanya kami abadikan sebagai nama gedung," katanya. (E009/K004)

Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2011