Jakarta (ANTARA News) - Intel Indonesia membeberkan beberapa keunggulan data center komputasi awannya seperti jaminan keamanan, hemat daya, dan kinerja lebih cepat, semua itu teringrasi dalam prosesor Intel Xeon.

Nick Knupffer, Regional Marketing Program Manager Data Center Group Intel APAC melihat lebih dari 2,5 milyar pengguna mengakses internet melalui 10 milyar perangkat pada 2015. Fenomena itu menunjukan peningkatan jumlah pengguna dan perangkat yang luar biasa sehingga akan menyebabkan ledakan data di internet.

Karena itu, perusahaan membutuhkan infrastruktur komputasi awan yang aman, sederhana, dan terbuka.

"Komputasi awan akan memberikan penghematan biaya dan fleksibilitas IT secara signifikan," katanya ketika menggelar jumpa pers di Kantor Intel di Jakarta pada Senin (12/9).

Data center Intel memiliki fitur Intel Trusted Execution Technology (Intel TXT), sebuah sistem keamanan Intel yang memberikan perlindungan keamanan komputasi awan dan fitur itu dapat mengindentisifikasikan setiap kerusakan.

Kemudian, fitur Intel AES News Instruction (Intel AES-NI) melakukan enkripsi untuk memproteksi data sehingga mencegah kehilangan data dan data terbaca oleh orang asing.

"Fitur ini dapat melakukan enkripsi 10 kali lebih cepat," katanya.

Intel Intelligent Power Node Manager, sebuah fitur yang mengatur tenaga dan pendingin data center sehingga memungkinkan pengguna untuk memaksimalkan daya yang digunakan dan mengatur konsumsi tenaga.

(Adm/S026)

Copyright © ANTARA 2011