Jakarta (ANTARA News) - Mata uang rupiah kembali melemah terhadap dolar AS ke level 8.600 terseret imbas negatif pasar global menyusul isu memburuknya sentimen di Uni Eropa.

Rupiah di pasar spot antarbank di Jakarta Selasa pagi terkoreksi 25 poin menjadi Rp8.620 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya Rp8.595.

"Mata uang Asia melemah termasuk rupiah yang tertekan cukup dalam akibat krisis Eropa yang dipicu dari Yunani dan merembet negara sekitar, seperti Itali, Portugal, dan Irlandia," kata analis valas Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih di Jakarta, Selasa.

Ia menambahkan, diperkirakan esok Rabu BI akan mengumumkan kebijakan mewajibkan eksportir membawa devisa hasil ekspor 100 persen ke dalam negeri.

Kewajiban ini, lanjut dia, akan sangat membantu menambah posisi cadangan devisa yang likuid yang dapat digunakan untuk mengimbangi kemungkinan arus pembalikan modal ditengah ketidakpastian pasar keuangan global.(*)

KR-ZMF/B008

Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2011