Sabtu, 1 November 2014

Guru SMK ciptakan traktor tangan multiguna

| 2.742 Views
id traktor tangan, guru SMK ciptakan traktor tangan
Sumbawa Barat, NTB (ANTARA News)- Dua guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat Syamsuri dan Abdul Malik berhasil menciptakan traktor tangan multiguna yang bisa digunakan untuk membajak, menggemburkan tanah sekaligus menanam dalam waktu bersamaan.

Kepala Sub Bidang Pengembangan dan Penerapatan Teknologi Tepat Guna (TTG), Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kabupaten Sumbawa Barat Indra Jaya di Taliwang mengatakan kegunaan peralatan pertanian itu lebih banyak dibandingkan traktor tangan yang hanya bisa digunakan untuk membajak lahan pertanian.

Pemkab Sumbawa Barat menilai teknologi alternatif yang ditemukan dua orang guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Seteluk itu merupakan teknologi tepat guna (TTG) yang bisa dikembangkan, selain karena manfaatnya banyak harganya juga relatif murah.

"Karena itu karya dua orang guru bersama para siswa SMKN 1 Seteluk itu akan dipamerkan pada lomba Penerpan TTG tingkat nasional di Kendari, Sulawesi Tenggara, 12 hingga 14 Oktober 2011," katanya.

Alat pertanian multi guna itu oleh penciptanya diberi nama "Ulik" yang dalam bahasa daerah Sumbawa Barat berarti cepat.

Namun untuk sementara alat tersebut baru digunakan pada lahan tanaman jagung dan jenis tanaman palawija lainnya.

Nama "Ulik" sendiri diambil dari bahasa daerah Sumbawa Barat yang berarti cepat. Dengan alat ini diharapkan pekerjaan petani menjadi lebih cepat dan menguntungkan.

Alat pertanian tersebut menggunakan mesin berkekuatan 25 PK dilengkapi empat roda. Dari sisi kegunaan berbeda dengan traktor tangan yang hanya bisa digunakan untuk membajak dan menggemburkan tanah. sementara "Ulik" berfungsi ganda dan bisa dioperasikan secara bersamaan.

Menurut dua perancang mesin multguna Saymsuri dan Abdul Malik, ide pembuatan alat pertanian itu muncul setelah melihat mesin perontok jagung, padi dan kedelai serta mesin pembajak dan penanam benih yang konstruksi dan unitnya masing-masing terpisah.

"Sementara `Ulik` menyatukan beberapa fungsi mesin pertanian menjadi satu-kesatuan. Dengan alat tersebut pekerjaan petani diyakini akan lebih efisien, murah serta waktu yang dibutuhkan oleh petani lebih singkat," ujar Syamsuri.

Alat pertanian yang berfungsi ganda itu merupakan hasil pekerjaan tim yang melibatkan guru dan para siswa SMKN 1 Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat.

"Kami berhasil menyelesaikan traktor tangan multiguna itu dibantu para siswa dalam waktu sekitar dua bulan lebih," katanya.
(ANT/231)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © ANTARA 2011

Komentar Pembaca
Baca Juga