Aljiers (ANTARA News) - Putri Muamar Gaddafi, Aisha, dirawat di rumah sakit di Aljazair, setelah mengetahui bahwa ayah dan saudaranya, Mu`tassim, telah dibunuh oleh pasukan pemerintah peralihan di Libya, demikian laporan berita.

Aisha (34), putri mendiang pemimpin Libya tersebut, dibawa ke rumah sakit pada Kamis (20/10), setelah ia melihat gambar ayahnya --yang telah tewas-- yang disiarkan stasiun televisi, demikian laporan media Aljazair baru-baru ini.

Aisha, yang dijuluki Claudia Schiffer dari Afrika Utara karena kecantikannya, menyeberang ke dalam wilayah Aljazair dari Libya bersama saudaranya, Hannibal dan Mohammed, dan keluarga mereka pada 30 Agustus, hampir enam bulan setelah pertempuran meletus antara gerilyawan dan pasukan yang setia kepada Gaddafi pada Februari.

Aljazair menyatakan keluarga Gaddafi diperkenankan memasuki negeri itu dengan alasan kemanusiaan, demikian AkKI-OANA melaporkan.

Gambar rekaman video mengenai mayat Gaddafi, yang bergelimang darah dan dikelilingi oleh tentara yang bersukaria, disiarkan ke seluruh dunia setelah ia ditangkap dan ditembak di Sirte, kota kelahirannya yang jatuh ke tangan pasukan pemerintah sementara Kamis.

Gaddafi dilaporkan ditemukan sedang bersembunyi di satu pipa pembuangan, dan mengucapkan kata-kata terakhir "Jangang tembak, apa yang telah saya lakukan kepada kalian?", sebelum ia ditembak.

(Uu.C003/A011)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011