Pawai kendaraan hias dengan keindahan bunga warna-warni memeriahkan acara utama Festival Bunga Nusantara I tahun 2011, digelar di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, Sabtu (29/10), antara lain diikuti utusan dari Malaysia dan Vietnam. (ANTARA/Asnadi M Aridi/pso-127)

Berita Terkait
Pagaralam, Sumsel, 2/11 (ANTARA) - Pelaksanaan Festival Bunga Nusantara I tahun
2011 yang telah berlangsung sukses di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel),
 Sabtu (29/10) lalu, dipastikan akan menjadi agenda tetap tahunan Pemkot Pagaralam,
untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke daerah ini.
   
Wali Kota Pagaralam, Djazuli Kuris, di Pagaralam, Rabu, memastikan Pemkot
setempat akan mengagendakan kegiatan Festival Bunga Nusantara di daerahnya itu
sehingga dapat berlangsung setiap tahun.
   
Pihaknya menargetkan, dengan event wisata tetap seperti itu, setidaknya pada
tahun 2011 ini, angka kunjungan wisatawan ke Pagaralam dapat menembus angka 15.000
orang.
   
Pemkot Pagaralam, menurut dia, juga memastikan bahwa pelaksanaan festival itu
akan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat setempat, antara lain dengan
menyiapkan kebutuhan berbagai jenis bunga hias untuk para pesertanya.
   
Pada Festival Bunga Nusantara I tahun 2011 ini, Jambi dan Kota Tomohon kembali
mengukir prestasi tampil sebagai juara I dan II katagori kendaraan hias,
 mengalahkan tuan rumah Kota Pagaralam.
   
Dalam katagori tersebut, peserta dinilai langsung Dr Budi Marwoto, Tim Juri dari
Kementerian Pertanian.
   
Selain peserta dari dalam negeri, utusan dari Malaysia dan Vietnam merupakan dua
negara dari 40 peserta yang ikut serta meramaikan kegiatan Festival Bunga Nusantara I.
   
Kegiatan utama Festival Bunga Nusantara itu, berupa kendaraan hias bertaburan
bunga dari seluruh peserta yang melakukan pawai dimulai dari Jalan Air Perikan,
melaui Dusun Pagaragung, Simpang Manna, dan berakhir di alun-alun Kota Pagaralam,
Sabtu (29/10).
   
Arak-arakan kendaraan hias peserta festival ini, menarik perhatian ribuan
pengunjung dari berbagai daerah di Sumsel yang memadati sepanjang jalan yang
dilewati kendaraan hias tersebut.
   
Sejumlah peserta yang ikut meramaikan Festival Bunga Nusantara ini, selain
peserta utusan provinsi,
 kabupaten dan kota di Indonesia, juga berasal dari dua negara di Asia Tenggara,
yaitu Malaysia dan Vietnam.
   
"Festival Bunga Nusantara ini akan menjadi agenda tahunan bagi Kota Pagaralam,
untuk meningkatkan kunjungan wisata dan bagian dari promosi untuk menarik wisatawan
dari berbagai daerah di Indonesia dan dunia internasional," kata Wali Kota
Pagaralam, Djazuli Kuris.
   
Menurut dia, cukup banyak peserta dari berbagai daerah yang hadir sebagai
peserta, antara lain dari Jawa Timur, Semarang, Jambi, Malang, Semarang, Pekanbaru,
Bukit Tinggi, Bogor, dan beberapa daerah lainnya.
   
"Sedangkan dari Sumsel, meliputi Lahat, Muaraenim, Ogan Komering Ulu,
Prabumulih, Ogan Komering Ilir, Empatlawang, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ulu
Timur, dan Kota Palembang," ujar dia pula.
   
Pada Festival Bunga Nusantara tahun ini, kata dia, menghabiskan 5 juta kuntum
bunga yang dibeli dari petani
 Pagaralam.
   
Kepala Dinas Pariwisata dan Seni Budaya Kota Pagaralam, Sukaimi, menegaskan
kembali bahwa Festival Bunga Nusantara ini akan menjadi agenda tahunan daerahnya
yang bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Pagaralam.
   
"Pagaralam merupakan daerah yang memiliki andalan utama dalam sektor pariwisata,
tentunya perlu meningkatkan promosi dan menggelar berbagai event yang dapat menarik
minat wisatawan untuk datang ke sini," ujar dia.
   
Melalui kegiatan ini, menurut Sukaimi, bukan hanya akan mendorong peningkatan
ekonomi masyarakat, namun juga diharapkan dapat meningkatkan perputaran uang di
Pagaralam.
   
"Cukup banyak yang terlibat dalam kegiatan Festival Bunga Nusantara ini, tidak
hanya petani bunga, juga buruh harian, dan termasuk 400 petugas perangkai bunga
serta pembuatan mobil hias," kata dia lagi.
   
Dia menjelaskan, berbagai kegiatan
 lain yang digelar dalam festival ini, di antaranya yaitu pemilihan putri bunga,
lomba merangkai bunga, dan lomba kuliner khas Pagaralam.     
   
Pelaksanaan Festival Bunga Nusantara I tahun 2011 yang digelar Pemkot Pagaralam
itu telah menghabiskan dana hingga Rp6 miliar.
   
"Berdasarkan penetapan anggaran untuk pelaksanaan Festival Bunga Nusantara pada
dua satuan kerja, yaitu Dinas Pariwisata dan Seni Budaya sebesar Rp3,8 miliar, dan
Dinas Pertanian dan Hortikultura  Rp2,2 miliar," kata Ketua Fraksi Gunung DPRD
setempat Alpian.
   
Pemkot Pagaralam juga mengajukan anggaran tambahan yang sudah disetujui DPRD
setempat, untuk mengikuti acara yang sama di Kota Pasadena, Amerika Serikat.
   
"Kalau untuk anggaran ke Pasadena sudah disahkan sekitar Rp1,5 miliar, dan pada
kegiatan itu Pagaralam sebagai peserta festival di sana," kata dia pula.
   
Secara keseluruhan, kata dia, dana yang akan diserap dalam kedua kegiatan
festival bunga, di Pagaralam dan Pasadena AS mencapai Rp7,5 miliar.
   
Wali Kota Djazuli Kuris mengatakan, kegiatan festival itu merupakan salah satu
promosi wisata untuk mendukung peningkatan kunjungan wisatawan ke Kota Pagaralam,"
ujar dia  
   
Menurut Djazuli, melalui berbagai event ini setidaknya kunjungan wisatawan
domestik dan mancanegara ke Pagaralam ditargetkan akan mampu menembus angka 15 ribu
orang tahun
 2011.
   
Ia berharap, semua aspek kehidupan masyarakat ikut terlibat dalam kegiatan ini
termasuk petani bunga.
   
Selanjutnya, bukan hanya sektor pariwisata saja yang dapat bangkit, juga
termasuk sendi ekonomi kerakyatan akan ikut bergerak," kata dia pula.***5***
(T.pso-127)




COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar