Minggu, 21 Desember 2014

Bank Dunia: G-20 kembalikan kepercayaan ekonomi global

| 1.361 Views
id bank dunia, KTT G-20, robert b zoellick
Bank Dunia: G-20 kembalikan kepercayaan ekonomi global
Robert B Zoellic (REUTERS.com)
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Grup Bank Dunia Robert B Zoellick menyatakan bahwa pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 telah mengembalikan kepercayaan ekonomi global.

"G-20 mempersembahkan agenda untuk mengembalikan kepercayaan di dalam ekonomi global melalui komitmennya untuk memperkuat kembali pertumbuhan, menciptakan pekerjaan, memastikan stabilitas finansial, dan membuat globalisasi lebih berkelanjutan dan inklusif," kata Zoellick dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Menurut dia, bukti akan hal tersebut tidak hanya tercantum dalam deklarasi KTT tetapi juga akan ditunjukkan dalam implementasinya.

Ia juga mengemukakan, dengan mewakili 187 negara anggotanya, Grup Bank Dunia menyorot tentang efek spill-over dari krisis zona Eropa terhadap warga miskin di dunia berkembang.

Selain itu, lanjutnya, efek krisis telah membayang-bayangi prospek pertumbuhan di negara-negara berkembang yang selama lima tahun terakhir telah mendukung ekonomi dunia dengan menyediakan dua pertiga pertumbuhan global.

Presiden Bank Dunia menuturkan, negara-negara berkembang kini berada dalam posisi yang lebih lemah dalam menghadapi guncangan ketika dibandingkan dengan krisis tahun 2008, serta masyarakat mereka juga lebih rentan dibanding masyarakat negara maju.

"KTT dengan berguna setuju untuk mengkaji sumber daya IMF untuk mengatasi krisis. Terdapat juga kesepakatan bahwa banyak hal yang harus dilakukan di Eropa untuk mencegah permasalahan utang zona Euro untuk menjadi permasalahan pihak lain," katanya.

Hal itu, menurut dia, membutuhkan monitoring atau pengawasan terhadap berbagai upaya reformasi ekonomi.

Selain itu, lanjutnya, hal tersebut dinilai juga membutuhkan tembok pelindung finansial Eropa yang memiliki sumber daya yang memadai untuk mencegah penularan finansial dari negara-negara yang telah memiliki beban utang yang berat.

(M040)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © ANTARA 2011

Komentar Pembaca
Baca Juga