Sejumlah bayi lahir di tanggal unik 11/11/2011
Jumat, 11 November 2011 15:46 WIB | 3083 Views
Bayi yang lahir di tanggal cantik 11/11/2011. (FOTO ANTARA/Dewi Fajriani)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) –Sebanyak 11 bayi lahir dengan operasi caesar pada
tanggal unik 11/11/2011 di Rumah Sakit Ibu dan Anak Yayasan Peduli
Kesehatan (RSIA YPK), Jakarta.
Dokter Spesialis Kebidanan dan
Kandungan, Yusfa Rasyid Sp.OG mengungkapkan data tersebut yang diambil
hingga pukul 13.00 WIB dan kemungkinan akan terus bertambah karena ada
beberapa pasien yang belum ditangani.
“Semuanya lahir dengan cara operasi, sampai saat ini belum ada yang lahir dengan normal,” kata dia.
Yusfa
mengatakan bahwa operasi di rumah sakit tersebut dilakukan kepada para
ibu yang semuanya sudah melewati usia kehamilan yang normal untuk
melahirkan sehingga resiko bagi bayi tidak terlalu tinggi.
“Setelah
usia kehamilan mencapai 38 minggu atau lebih, karena ada indikasi untuk dioperas, maka beberapa pasien memilih tanggal ini untuk dilahirkan bayinya,” kata dokter itu.
Indikasi operasi pada pasien-pasien ini menurut Yusfa antara lain pernah operasi tumor rahim, persalinan macet, pertumbuhan janin terhambat, ketuban pecah dini, yang memang harus melahirkan dengan operasi ceasar.
Operasi caesar
biasanya dilakukan pada ibu yang mempunyai pinggul sempit, kemacetan
saat persalinan, usia di atas 40 dengan komplikasi darah tinggi, riwayat
caesar dua kali atau lebih, adanya hambatan di jalan lahir seperti
kista, dan ketuban pecah lama.
Selain itu, jika bayi dalam
kandungan berbobot lebih dari empat kilogram atau posisinya yang salah
dan mengalami kelainan, maka persalinan harus dilakukan dengan
pembedahan.
Salah satu ibu yang melahirkan pada hari ini, Fiti,
mengatakan bahwa seharusnya anak dalam kandungan perutnya lahir pada
bulan Desember, namun karena kondisi kesehatan, bayi harus dikeluarkan
pada bulan ini.
“Ya rejeki anak saya lahir hari ini,” kata suami dari Irwan tersebut.
Dia harus melahirkan secara ceasar karena dua anak sebelumnya dilahirkan dengan cara yang sama.
Yusfa
menambahkan di RSIA YPK, sejak pemeriksaan antenal semua pasien
biasanya sudah diberikan edukasi tentang indikasi melahirkan normal
ataupun operasi.
"Sehingga kasus-kasus operasi biasanya memang
kasus terpilih, meskipun kaang ada sebagian kecil tetap meminta di
operasi tanpa indikasi kuat," demikian Yusfa.
(SDP14/R022) Editor: Desy Saputra
COPYRIGHT © 2011
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com