Kamis, 21 September 2017

Perbatasan cukup dijaga setingkat batalyon

| 1.850 Views
Perbatasan cukup dijaga setingkat batalyon
Poster dari Forum Masyarakat Perbatasan Bersatu tersebut bertujuan untuk menepis rumor warga perbatasan akan beralih kewarganegaraan dan pindah ke Malaysia. (FOTO ANTARA/Jessica Wuysang)
... Dengan kerjasama seperti itu akan memudahkan koordinasi dalam menjaga secara bersama-sama tapal batas negara...
Ngabang, Kalimantan Barat (ANTARA News) - Garis perbatasan Indonesia dengan Negara Bagian Sarawak di Malaysia Timur itu sekitar 1.000 kilometer panjangnya. Walau sempat beberapa kali gejolak terjadi di sana, namun penjagaan perbatasan negara itu cukup dilakukan satuan setingkat batalion saja.

"Sampai saat ini belum ada kebijakan pimpinan menambah personil di perbatasan meskipun sempat terjadi ketegangan mengenai batas dua negara," kata Kepala Staf Kodam XII/Tanjungpura, Brigadir Jenderal TNI Robby Win Kadir, usai upacara Hari Juang Kartika 2011 di Mandor, Landak, Kamis.

Jika ada yang menganggap jumlah itu kurang --satu batalion sekitar 700 personel-- dia katakan, "Juga bahu-membahu dengan unsur lain. Dengan kerjasama seperti itu akan memudahkan koordinasi dalam menjaga secara bersama-sama tapal batas negara."

Seluruh perbatasan darat Indonesia dijaga batalion-batalion infantri dan pendukung lain dari TNI-AD melalui komando kewilayahan setempat. Di antaranya yang terjadi di perbatasan Indonesia dengan negara Timor Timur di Pulau Timor.

378 kilometer garis perbatasan negara di sana itu dijaga secara bergantian oleh tiga batalion infantri dari lingkungan Komando Daerah Militer IX/Udayana dalam periode penugasan tertentu. Kabarnya, rotasi penugasan itu akan dipercepat menjadi enam bulan saja setelah selama ini 12 bulan. (ANT-271)



Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2011

Komentar Pembaca