Gerakan BBM wujud kepedulian pemerintah layani rakyat
Senin, 26 Desember 2011 07:02 WIB | 944 Views
Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani.
Gerakan ini merupakan sinyal dan pesan optimistis dari semua kalangan bahwa pemerintah memiliki komitmen untuk kembali kepada peran utamanya, yakni melayani rakyat," kata Dewi Aryani.
Berita Terkait
Jakarta
(ANTARA News) - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan (PDIP), Dewi Aryani, mengatakan bahwa Gerakan Nasional Birokrasi
Bersih dan Melayani (Gernas BBM) merupakan bukti kepedulian pemerintah untuk melayani
masyarakat.
"Gerakan ini merupakan sinyal dan pesan optimistis dari semua
kalangan bahwa pemerintah memiliki komitmen untuk kembali kepada peran
utamanya, yakni melayani rakyat," kata Dewi Aryani selaku Duta UI untuk Reformasi Birokrasi Indonesia kepada ANTARA News, Senin pagi.
Gerakan ini, kata Dewi, mirip gerakan yang dilakukan pada zaman Bung
Karno saat melaksanakan internalisasi proklamasi. Beliau menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia telah
merdeka. Prosesnya juga memakan waktu. Namun, karena dilakukan secara kontinu dari Sabang
sampai Merauke, hasilnya sekarang kemerdekaan itu sudah dinikmati seluruh rakyat Indonesia.
Di lain pihak, Dewi yang juga anggota Komisi VII DPR RI menyayangkan hal itu telah ternoda dengan makin membudayanya korupsi,
nepotisme, dan kolusi, serta makin rapuhnya birokrasi Indonesia.
Ia menambahkan,
Gernas BBM yang diinisiasi oleh
Departemen Administrasi FISIP Universitas Indonesia itu makin mendapatkan
respons dan dukungan dari segenap eleman masyarakat, termasuk kalangan
praktisi birokrasi.
Rangkaian deklarasi telah dilaksanakan di Kabupaten
Tegal, Kota Tegal, Kabupaten Brebes, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat. Dijadwakan pada tanggal 27 Desember 2011, Pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, akan mendeklarasikan Gernas BBM.
Acara itu akan dihadiri oleh seluruh pimpinan SKPD dan seluruh staf Sekretariat Daerah Kabupaten Mamuju. Panitia juga mengundang Staf
Ahli Menteri Bidang Kebijakan Publik, Rusdiyanto, mewakili Kementerian
Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Rusdiyanto menyarakan kepada inisiator dalam mendeklarasikan Gernas BBM seyogianya melibatkan seluruh jajaran pemerintah daerah. Pelibatan mereka dalam gerakan ini penting untuk mewujudkan komitmen bersama, dan dapat menjadi efek
domino penggerak perubahan birokrasi menjadi birokrasi yang melayani.
Terkait dengan rencana deklarasi di Mamuju, Bupati Mamuju, Suhardi,
mengatakan bahwa pihaknya dan masyarakat Mamju sangat menunggu deklarasi
tersebut.
"Saya sangat antusias dengan gerakan ini karena memang
benar-benar ingin menjadi pemimpin yang transformatif untuk mewujudkan
birokrasi bersih dan melayani," kata Suhardi.
Gernas BBM ini, kata Dewi Aryani, akan bergulir ke seluruh provinsi, kabupaten, dan kota. Direncanakan kegiatan serupa juga akan diadakan di Provinsi NTB, Sulawesi Utara,
Kabupaten Lampung Selatan, Kota Denpasar, Kabupaten Serdang Bedagai,
dan Kabupaten Samosir.
"Gerakan Nasional Birokrasi
Bersih dan Melayani ini juga akan dilakukan di lingkungan kampus," kata Duta UI untuk Reformasi Birokrasi Indonesia, Dewi Aryani. (zul) Editor: Kliwon
COPYRIGHT © 2011
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com