Tasikmalaya (ANTARA News) - Sebanyak 26 rumah warga di Kecamatan Cipatujah dan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami kerusakan berat dan ringan akibat diterjang angin puting beliung disertai hujan, Senin (9/1).

"Kami sudah mendapatkan informasi dari para camat bahwa ada 26 rumah, sebagian ada yang rusak ringan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Jeje Suhendi.

Ia mengungkapkan berdasarkan laporan dari aparat kecamatan setempat bentuk kerusakan kebanyakan pada bagian atap rumah warga.

Bencana alam yang menerjang wilayah Tasikmalaya bagian selatan itu, kata Jeje sudah dilaporkan pada BPBD Provinsi dan pusat.

 Upaya menanggulangi korban bencana angin puting beliung, kata Jeje, jajarannya sudah menerjunkan anggota dibantu aparat kecamatan, desa setempat dan warga untuk membereskan puing-puing material bangunan rumah.

Bahkan BPBD Tasikmalaya, kata Jeje, sudah memberikan bantuan sembako berupa beras, mie instan dan ikan kaleng bagi korban bencana sebagai upaya tindakan selama tanggap darurat.

"Kami kirimkan berupa sembako dari pemerintah daerah untuk tanggap darurat, sedangkan untuk pak camat dan kepala desa diinstruksikan untuk gotong royong dalam rangka tanggap darurat," katanya.

Ia menyarankan masyarakat tidak tinggal di rumah yang kondisi material bangunannya sudah rapuh karena dikhawatirkan runtuh akibat diterjang angin kencang dan hujan.

"Masyarakat dimohon agar selalu waspada, kalau terjadi hujan besar dan angin tolong mengantisipasi dengan cara menjauh jangan berada di bangunan rumah yang sudah rapuh," imbaunya.

Sementara itu peristiwa angin puting beliung tersebut terjadi Senin sekitar pukul 10.00 WIB, tidak ada korban jiwa namun warga sempat panik karena melihat langsung pohon menimpa rumah dan kabel listrik sehingga jaringan listrik terputus.

(KR-FPM/Y008) 

Editor: Desy Saputra
Copyright © ANTARA 2012