"Electronic Insomnia" epidemi baru dari abad 21
Rabu, 11 Januari 2012 11:05 WIB | 2081 Views
Ilustrasi (ANTARA News/Lukisatrio)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA
News) - Para dokter menyatakan bahwa semakin banyak pasien dengan keluhan menderita sakit dengan kelelahan kronis.
Sebagai sebuah gejala, mereka mengaku cepat merasa lelah, bahkan setelah melakukan tidur
malam hari atau berlibur.
Seperti dikutip dari laman Genius
Beauty, para dokter itu percaya bahwa hanya ada satu dari lima orang yang
mengidap penyakit tersebut yang ditimbulkan dari kelelahan itu. Ganguan
yang dihadapi para pasien itu disebut "Electronic insomnia".
Fakta bahwa banyak orang tak mudah tenang ketika duduk di bioskop mereka
membuka Facebook, berjalan di malam hari hingga minum air mereka
rasakan sulit untuk menolak melakukan pengecekan email pada saat yang
sama, dan saat pergi ke pantai mereka lupa membawa tabir surya ketimbang
ponsel.
Menurut para dokter,untuk menghilangkan kelelahan itu, yang
dibutuhkan hanyalah mematikan ponsel, laptop dan perangkat lainnya
sebelum pergi tidur,dan menghabiskan waktu seminggu jauh dari
rumah,tanpa komputer atau iPad yang tak memungkinkan kita untuk
beristirahat.(yud)
Editor: Desy Saputra
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com