Kupang (ANTARA News) - Pesawat Merpati Nusantara Airline (MNA) jenis M-60 tujuan Kupang-Kalabahi, Alor batal mendarat karena cuaca buruk.

Pesawat MNA dengan nomor penerbangan NZ 6502 yang mengangkut sedikitnya 30 penumpang itu akhirnya kembali ke Bandara El Tari Kupang, setelah berputar selama tiga kali di atas bandara Malli Alor, kata Linus Kia, penumpang Merpati tujuan Alor, Kamis.

"Karena kabut tebal disertai hujan deras, pesawat yang kami tumpangi batal mendarat dan memilih kembali ke Bandara El Tari di Kupang," kata Linus Kia.

Dia mengatakan, pesawat Merpati yang ditumpanginya bersama 29 penumpang lainnya itu, lepas landas dari bandara El Tari Kupang sejak pukul 07.00 Wita dan seharusnya sesuai jadwal sudah mendarat di Bandara Malli pukul 08.00 Wita.

Namun karena hujan lebat dan jarak pandang sangat pendek akibat kabut, maka pesawat tersebut tidak bisa mendarat, setelah sebelumnya melakukan manuver sebanyak tiga kali dengan berputar di atas Bandara Malli.

Beberapa penumpang lain yang ditemui di bandara El Tari Kupang mengatakan, memahami kondisi cuaca dan pilot telah mengambil keputusan yang tepat untuk kembali ke Bandara El Tari di Kupang.

Linus mengatakan, masih menunggu kepastian keberangkatan lanjutan, apakah dilakukan hari Kamis atau ditunda hingga Jumat, (3/2).

Hujan disertai angin kencang terus melanda Kupang dan sekitarnya sejak Rabu (1/2) pagi hingga siang ini, sehingga cukup menggangu aktivitas penerbangan dari dan ke daerah itu.

Pada Rabu (1/2) misalnya, Batavia Air tidak bisa mendapat di Bandara El Tari Kupang dan terpaksa melakukan pendaratan di Makasar sambil menunggu cuaca di Kupang membaik karena alasan cuaca.

(B017/A011)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar