Pendemo lempari kantor bupati Agam
Kamis, 2 Februari 2012 16:10 WIB | 1485 Views
Lubukbasung, Sumbar (ANTARA News) - Ribuan orang Suku Tanjung di Manggopoh Kecamatan Lubukbasung Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis melempari kantor bupati dengan batu, mereka menuntut penyelesaian persoalan tanah ulayat seluas 2.500 hektare yang dikelola PT Mutiara Agam.
Masa melempari kantor bupati dengan batu ketika mereka baru sampai di kantor tersebut setelah menerobos pagar betis anggota Polres Agam. Di halaman kantor bupati, ribuan orang itu juga melempar kaca kantor hingga pecah.
Pemuka Suku Tanjung Manggopoh, Edlerman, mengatakan, warga sukunya menginginkan bupati dan pihak PT Mutiara Agam menemui mereka untuk membicarakan hak suku terhadap tanah seluas 2.500 hektare yang digunakan perusahaan itu sejak 1988.
"Jika tidak diselesaikan, kami akan terus melakukan protes," tegas Edlerman saat berorasi.
Kapolres Agam AKBP Noortjhayo meminta warga tidak anarkis yang bisa berujung pada pidana pengrusakan aset negara.
"Saya minta warga jangan melakukan pengrusakan kantor bupati, dan kita akan memjembatani pertemuan masyarakat dengan bupati nantinya," katanya di hadapan massa.
Untuk pengamanan, Polres Agam menurunkan 220 personel dan Dinas Pemadam Kebakaran menyiagakan satu unit mobil untuk mengantisipasi jika terjadi pembakaran.
Massa datang kelokasi menggunakan ratusan sepeda motor dan 15 truk. Mereka datang beriring-iringan dari Manggopoh menuju kantor bupati.
Anggota Satpol PP dan kepolisian sibuk menghadapi ribuan masa yang hendak masuk ke halaman kantor bupati, sehingga terjadi kejar-kejaran.
Masa terlihat berusaha menerobos barisan Polisi dan Satpol PP. Selain itu ada yang melempar gedung bupati. Akibat demostrasi ini, aktivitas kantor bupati lumpuh dan semua pegawai diliburkan.
(KR-IWY/K005)Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com