Ilustrasi Angin kencang. (FOTO ANTARA/Basrul Haq)

Data kami kumpulkan dari sejumlah kerusakan yang terjadi di setiap desa dan kelurahan, sehingga hasilnya mencapai sekitar Rp2 miliar.
Berita Terkait
Batu (ANTARA News) - Kerugian akibat terjangan angin kencang yang melanda kawasan Kota Batu, Jawa Timur, dalam beberapa pekan terakhir mencapai Rp2 miliar.

Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas) Kota Batu, Sinal Abidin, Kamis, mengatakan total kerugian itu setelah pihaknya melakukan pendataan sejumlah kerusakan di hampir seluruh wilayah Kota Batu.

Kerusakan yang terjadi, seperti keretakan jembatan di Dusun Sengonan dan Tegalsari Desa Sumbergondo, total kerugiannya mencapai Rp950 juta.

Plengsengan yang ambrol di Dusun Brau, Desa Gunungsari, dengan total kerugian mencapai Rp150 juta, kerusakan tanaman apel yang mencapai 30 hektar di Kecamatan Bumiaji, dan pohon tumbang serta puluhan rumah rusak ringan dan berat.

"Data kami kumpulkan dari sejumlah kerusakan yang terjadi di setiap desa dan kelurahan, sehingga hasilnya mencapai sekitar Rp2 miliar," katanya.

Abidin mengaku, dari pendataan tersebut, Pemkot Batu akan memberikan bantuan berupa paket sembako dan biaya perbaikan rumah.

Selain itu, pemkot juga akan mengajukan tambahan anggaran kepada Pemprov Jatim dan diteruskan ke Pemerintah Pusat.

"Tujuannya, supaya mendapatkan bantuan dana pasca bencana sehingga bisa digunakan untuk perbaikan fasilitas yang mengalami kerusakan," katanya.

Sementara itu, untuk kerugian akibat angin kencang yang terjadi di wilayah Kota Malang, yakni mencapai Rp200 juta.

Kepala Bakesbangpol dan Perlindungan Masyarakat, Kota Malang, Djoko Yuwono Mulyono mengatakan, total kerugian itu setelah pemkot menerima laporkan dari tim yang ada di lapangan.

Djoko mengatakan, bantuan yang diberikan pemkot ke warga akan disesuaikan dengan kondisi serta hasil survei yang dilakukan petugas di lapangan.

"Mekanisme pemberian bantuan kepada korban bencana, yakni awalnya pihak kelurahan dan kecamatan mengusul bantuan ke wali kota, lalu disurvei, dan diberikan sesuai dengan besaran yang diajukan," katanya.

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar