Jalan lingkar barat Malang ditutup sementara
Kamis, 2 Februari 2012 18:49 WIB | 1120 Views
Malang (ANTARA News) - Jalan akses lingkar barat yang menghubungkan antara wilayah Kabupaten Malang dan Blitar, Jawa Timur, ditutup sementara karena banyaknya kasus kecelakaan di jalan itu karena belum dilengkapi penerangan jalan umum (PJU).
Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Malang, Ir HM Anwar, Kamis mengakui bahwa penutupan jalan itu disebabkan banyaknya laporan dari masyarakat mengenai kecelakaan di jalan itu.
"Bahkan, berdasarkan laporan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika dan Polres Malang, di jalur tersebut sudah menelan satu korban jiwa," katanya.
Anwar tidak bisa memastikan sampai kapan jalan itu dibuka kembali, namun pihaknya mengaku siap membuka akses jalan itu kembali jika pengerjaannya telah selesai 100 persen.
Diakui Anwar, jalan tersebut hingga kini masih dalam taraf penyelesaian pembangunan, namun sering dimanfaatkan masyarakat dari arah Blitar menuju ke Malang, maupun sebaliknya. Sebab, jalan tersebut relatif lebih cepat dibanding menggunakan jalur umum, yakni melintasi wilayah Kepanjen.
"Jalan yang memiliki panjang 5 km dengan lebar jalan 7 meter itu, berada di dua wilayah yakni Kepanjen dan Ngajum. Selain itu, meski belum seratus persen rampung namun pengguna jalan sering menggunakan jalur itu karena lebih cepat untuk menuju ke arah Blitar atau sebaliknya menuju Malang," katanya.
Anwar menegaskan, pihaknya secepatnya akan melengkapi jalan itu dengan PJU dan rambu lalu lintas, agar tidak banyak korban jiwa kecelakaan di jalan itu.
Sementara berdasarkan data Polres Malang, kecelakaan di jalan tersebut sudah empat kali terjadi dalam sebulan, dan mengakibatkan seorang pengendara meninggal dunia.
Kepala Dishubkominfo Kabupaten Malang Nazarrudin mengatakan, hasil koordinasi dengan forum komunikasi lalu-lintas dan jajaran Polres Malang, disepakati pembukaan jalan itu akan menunggu pembangunannya rampung seratus persen, dan kini aksesnya ditutup sementara.
"Kita akan pasang portal dan spanduk sebagai bentuk larangan untuk melewati jalan itu, dan mudah-mudahan dalam tahun ini akan segera rampung semuanya," katanya.
(ANTARA)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com