Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah akan menjual surat utang negara (SUN) dengan jumlah indikatif Rp8 triliun melalui lelang pada 7 Februari.

Keterangan tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan di Jakarta, Kamis, menyebutkan penjualan SUN itu untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2012.

Seri SUN yang akan dilelang adalah seri SPN03120508 (penerbitan baru) dengan pembayaran bunga secara diskonto dan jatuh tempo 8 Mei 2012. Seri SPN12130208 (penerbitan baru) dengan pembayaran bunga secara diskonto dan jatuh tempo 8 Februari 2013.

Seri FR0059 (penerbitan kembali) dengan tingkat bunga tetap 7,0 persen dan jatuh tempo 15 Mei 2027. Pembayaran kupon dilakukan setiap 15 Mei dan 15 November.

Seri FR0058 (penerbitan kembali) dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,25 persen dan jatuh tempo pada 15 Juni 2032. Pembayaran kupon setiap 15 Juni dan 15 Desember.

Seri FR0062 (penerbitan baru) dengan tingkat bunga tetap dan jatuh tempo 15 April 2042. Pembayaran kupon setiap 15 April dan 15 Oktober.

Sebelumnya pada 31 Januari 2012, pemerintah menyerap dana sebesar Rp1,33 triliun dari lelang tiga sukuk negara berbasis proyek dan sukuk negara biasa. Penawaran yang masuk dalam lelang empat seri sukuk negara itu mencapai Rp4,18 triliun.

Jika dirinci, jumlah yang dimenangkan untuk sukuk negara berbasis proyek seri PBS002 sebesar Rp415 miliar, PBS003 sebesar Rp510 miliar, dan IFR0010 sebesar Rp400 miliar. Sementara penawaran untuk PBS001 sebesar Rp573 miliar tidak ada yang dimenangkan.

(A039/R010)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar