Pengamat apresiasi janji Alex Noerdin
Kamis, 2 Februari 2012 21:10 WIB | 1852 Views
Alex Noerdin (FOTO ANTARA)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Staf Pengajar Ilmu Pemerintahan UGM, Erwan Agus Purwanto menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin.
Apresiasi yang disampaikan oleh Ewan terkait komitmen Alex Noerdin yang bila maju dalam Pilgub DKI dan terpilih akan mundur dalam tiga tahun bila tak bisa mengatasi kemacetan dan banjir di Jakarta.
"Janji konkret seperti itulah yang harusnya ditunjukkan seorang calon pemimpin. Bila gagal dan siap mundur," kata Erwan ketika dihubungi dari Jakarta, Kamis.
Menurutnya, seorang calon pemimpin memang harus tegas. Serta siap bertanggung jawab atas mandat yang diberikan.
"Saya kira itu berita positif," kata dia.
Namun agar tak sekedar janji, Alex harus berani melakukan kontrak sosial hitam diatas putih. Namun janji lugas yang dilontarka Alex itu sendiri sudah merupakan embrio dari kontrak sosial. Seorang pemimpin memang harus berani melakukan kontrak sosial dengan yang akan dipimpinnya. Ia mengapresiasi janji Alex Noerdin.
"Hitam diatas putih itu lebih bagus. Kontrak politik gubernur sendiri, sebenarnya kan ada di dokumen RPJMD. Kalau bisa dibuat lebih kongkrit sasaran tiap tahunnya atau miles stonenya tentu akan bagus. Dan dia hrs konsekuen kalau gagal mundur saja," kata Erwan.
Sebelumnya, Alex Noerdin menegaskan, bila kemudian ia memang jadi melenggang ke Pilkada DKI, ia berjanji, bila gagal dalam tiga tahun mengatasi banjir dan macet, ia bakal mundur. Janji itu adalah bentuk dari komitmen dan pertanggung jawabannya sebagai seorang pemimpin.
"Kalau saya maju ke Pilkada nanti, jargon saya adalah Jakarta bebas banjir dan macet dalam tiga tahun. Kalau tidak tercapai saya mundur," tegasnya.
Ia mengaku itu memang berat. Namun ia bertekad mewujudkan itu dan tidak akan lari dari janjinya. Untuk itu, ia sudah menyiapkan konsep dan strategi membenahi ibukota. Janji itu, katanya, tak sekedar janji, sebab ia sudah membuat hitung-hitungan, sampai kemudian berani mengatakan siap mundur bila tiga tahun, janjinya gagal.
"Kalau saya katakan, dalam tiga tahun, tentu ada hitung-hitungannya," kata dia.(zul)
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com