Gresik United permalukan PSMS 1-0
Jumat, 3 Februari 2012 00:01 WIB | 2707 Views
Medan (ANTARA News) - Gresik United mempermalukan tuan rumah PSMS Medan
0-1 (0-0) pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2011/12 di
Stadion Teladan Medan, Kamis malam.
Satu-satunya gol Gresik United diciptakan Gustavo Vhena pada menit
51 dari tengah lapangan, dengan memanfaatkan kelengahan pemain-pemain
belakang tuan rumah PSMS. Kiper Markus Horison yang mencoba menghalau
juga gagal mengantisipasi tendangan Gustavo.
Tim tuan rumah sebenarnya lebih banyak mengendalikan permainan, dan
bahkan sejak peluit pertama ditiup wasit, para pemain asuhan Raja Isa
tersebut langsung mengambil inisiatif menyerang.
Permainan cepat dengan satu-dua sentuhan yang mereka peragakan, acap
kali merepotkan barisan pertahanan Gresik United. Namun penyelesaian
akhir yang buruk membuat pemain-pemain PSMS tidak kunjung berhasil
menjebol gawang Gresik United yang dikawal penjaga gawang Heri Prasetya.
Pertandingan sendiri sempat terhenti sekitar delapan menit akibat
lampu penerangan tiba-tiba meredup pada menit ke-17 dan setelah menunggu
beberapa saat akhirnya pertandingan kembali dilanjutkan pada menit
ke-25.
Pada menit ke-29 PSMS nyaris unggul melalui Choi Dong Soo, namun
tendangan keras pemain asal Korea Selatan tersebut terlalu tinggi dan
hanya menghasilkan tendangan gawang buat lawan. Padahal sebelumnya ia
sudah berdiri bebas, namun karena terlalu tergesa-gesa peluang tersebut
terbuang percuma.
Tekanan demi tekanan terus mereka lakukan, tapi karena justru
melupakan pertahanan yang menjadi terbuka. Keadaan ini dimanfaatkan oleh
pemain gresik Gustavo Chena dari tengah lapangan dan membuahkan gol
bagi timnya.
Ketinggalan satu gol dan gagalnya beberapa peluang membuat tim tuan
rumah seolah frustrasi. Berbagai upaya mereka lakukan untuk mengejar
ketinggalan, namun semuanya tidak menghasilkan gol.
Permainan kedua tim semakin panas, tidak jarang terjadi
kesalahapahaman di antara para pemain kedua tim itu. Puncaknya pada
menit ke-85 wasit terpaksa mengusir dua pemain, masing-masing Choi Dong
Soo dari PSMS dan Marwan Sayede dari Gresik United.
Hingga pertandingan usai, kedudukan tidak berubah 1-0 untuk kemenangan tim tamu Gresik United.
Pelatih PSMS Raja Isa mengatakan bahwa selaku pelatih ia
bertanggungjawab atas kekalahan tersebut. Ia juga meminta masyarakat
tidak mencela pemain-pemainnya karena menurut dia semua pemain sudah
bermain cukup baik.
"Saya bertanggungjawab atas kekalahan ini. Ini pelajaran berharga
bagi kami, meski sepanjang pertandingan lebih banyak menguasai lapangan,
namun itu belum tentu membuahkan kemenangan. Banyak yang harus kami
perbaiki lagi," katanya.
Pelatih Gresik United Fredy Muli mengatakan kemenangan tersebut
tidak terlepas dari kesabaran pemain-pemainnya sepanjang pertandingan.
Semua pemainnya bermain tenang meski lebih banyak mendapat tekanan dari
pemain-pemain tuan rumah.
"Saya tidak merasa sebagai tamu di Medan ini. Jadi kami bermain
rileks, dan ternyata ini membuahkan hasil yang cukup baik," katanya.
Pelemparan
Kekalahan PSMS atas tamunya Gresik United ternyata membawa
ketidakpuasan dari pendukungnya. Setelah berakhirnya laga kedua tim,
ratusan sporter melakukan tindakan tidak terpuji dengan melakukan
pelemparan terhadap gedung stadion, akibatnya kaca-kaca di beberapa
bagian pada stadion itu pun pecah.
Bahkan bus yang membawa pemain PSMS juga tidak luput dari lemparan
para sporter yang tidak puas atas kekalahan tim kesayangannya itu. Tidak
hanya itu, salah seorang petugas keamanan terpaksa harus menjadi korban
lemparan tersebut. (JRD/I015)Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com