New York (ANTARA News) - Wall Street mengakhiri sesi perdagangan dengan bervariasi pada Kamis (Jumat pagi WIB), setelah klaim pengangguran mingguan jatuh tetapi Ketua Federal Reserve Ben Bernanke mengatakan kepada Kongres bahwa pasar pekerjaan memiliki jalan panjang untuk pemulihan.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 11,05 poin (0,09 persen) menjadi berakhir di 12.705,41, lapor AFP.

Indikator pasar yang lebih luas, S&P 500, bertambah 1,45 poin (0,11 persen) menjadi 1.325,54, sedangkan indeks teknologi Nasdaq naik 11,41 poin (0,40 persen) menjadi 2.859,68.

Analis Charles Schwab mengatakan bahwa pedagang "menunjukkan kurangnya keyakinan menjelang laporan pekerjaan besok.

"Penurunan lebih besar dari perkiraan dalam klaim pengangguran memberikan beberapa `bulls` (gairah) momentum awal, tetapi nada hati-hati Ketua The Fed Ben Bernanke dalam pernyataannya di depan Kongres mengambil beberapa angin keluar dari layar pasar," kata mereka.

Klaim baru asuransi pengangguran AS, indikator laju PHK, jatuh pekan lalu dan terus cenderung lebih rendah, Departemen Tenaga Kerja melaporkan.

Pada Jumat, departemen tenaga kerja akan melaporkan data untuk Januari, yang diperkirakan menunjukkan tingkat pengangguran tetap tidak berubah sebesar 8,5 persen dari Desember di tengah pemulihan ekonomi yang rapuh.

Di antara saham dalam fokus, Qualcomm, produsen terbesar chip ponsel di dunia, naik hampir 2,0 persen setelah meningkatkan perkiraan pendapatan setahun penuh.

Merck turun 0,5 persen setelah berayunan menjadi keuntungan pada kuartal keempat, lebih baik dari yang diharapkan.

Zynga, pembuat game Facebook, melonjak 16,8 persen, setelah raksasa jejaringan sosial itu pada Rabu malam mengajukan penawaran umum saham perdana yang telah lama ditunggu-tunggu, berusaha untuk menghimpun lima miliar dolar AS.

Saham NYSE Euronext naik 1,9 persen setelah membatalkan merger yang direncanakan dengan Deutsche Boerse menyusul penolakan dari regulator Uni Eropa.

Tetapi naik lebih banyak lagi, meningkat 8,4 persen adalah operator bursa komoditas dan derivatif CME, yang menghadapi persaingan ketat atas rencana merger tersebut.

Harga obligasi sedikit lebih tinggi. Imbal hasil pada Treasury 10-tahun turun menjadi 1,83 persen dari 1,85 persen pada Rabu, sementara pada obligasi 30-tahun merosot ke 3,01 persen dari 3,02 persen.

Harga dan imbal hasil obligasi bergerak dalam arah berlawanan. (A026)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar