Kemenlu siapkan langkah evakuasi WNI dari Suriah
Jumat, 3 Februari 2012 16:36 WIB | 927 Views
Asap hitam tebal terlihat di wilayah Homs, Selasa (31/1). Sebuah ledakan menimbulkan kebakaran pada pipa minyak menuju pengolahan minyak Suriah di kota Homs, ungkap warga. Asap tebal membubung tinggi dari jalur Cia di daerah pertanian sebelah timur pabrik pengolahan, satu dari dua pengolahan di negeri itu. Jalur pipa membawa minyak dari pengolahan al-Ramlan di timur provinsi Deir al-Zor. (REUTERS/Handout )
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Luar Negeri tengah menyiapkan langkah untuk mengevakuasi orang Indonesia yang berada di Suriah, menyusul semakin bergejolaknya krisis di negara itu.
"Kemenlu prihatin dengan kondisi yang ada, dan juga terus mengikuti perkembangan yang terjadi di Suriah. Kemenlu juga telah mengirim tim untuk berkoordinasi KBRI di Suriah," ujar Juru Bicara Kemenlu, Michael Tene, kepada wartawan di Jakarta, Jumat.
Tim tersebut, lanjut Michael, juga akan melakukan pengamatan terhadap situasi yang berkembang. Bila krisis yang terjadi di Suriah terus berlanjut, Kemenlu akan mengevakuasi mereka ke tempat yang lebih aman.
"WNI itu dievakuasi ke lokasi yang lebih aman baik di Suriah, negara perbatasan, atau bahkan dipulangkan ke Indonesia, tergantung kondisi nantinya," tambah dia.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menghimbau agar WNI yang ada di negara itu untuk kembali ke Tanah Air.
Data dari Kantor Imigrasi Suriah menyebutkan terdapat sekitar 80 ribu WNI di negara tersebut. Namun KBRI hanya mempunyai data 12.500 WNI yang terdiri dari diplomat, ekspatriat, 200 mahasiswa, dan selebihnya adalah TKI informal.
Kekerasan di Suriah meletus sejak Maret tahun lalu dan masih terjadi antara kelompok loyalis dengan massa anti Presiden Bashar Al Assad. Diperkirakan lebih dari 5.000 orang tewas sepanjang krisis itu.
(I025/E001)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com